Hati Adalah Wadah

Jika ingin membersihkan air, maka akan kau singkirkan segala hal yang dapat mengotorinya.
Anggota tubuhmu ini seperti selokan-selokan yang bermuara ke hati.
Karena itu, jangan kau alirkan kotoran ke dalam hatimu, seperti pergunjingan, pengadu dombaan, ucapan yang buruk, pandangan yang haram, dan lain sebagainya.
- – -
(Ibnu ‘Atha illah Askandari)
Meneliti Aib Diri Sendiri

Saudaraku,
Mungkin sudah tidak terhitung seberapa banyak aib dari seseorang yang telah kita ungkap di hadapan khalayak ramai. Dan betapa kita mungkin merasa nikmat karena telah memperbincangkan hal ikhwal tentang aib seseorang, meskipun kita sendiri sesungguhnya belum yakin akan kebenaran berita dan aib dari orang yang kita bicarakan tersebut. Begitu ringannya lidah kita meluncurkan sebuah kalimat yang kita tidak tahu apakah kalimat tersebut membawa keridhoan Allah SWT atau mungkin malah mendatangkan kemurkaan-Nya – Semoga Allah SWT lindungi kita dari hal demikian.
(lagi…)
Persaudaraan Di Jalan Allah

Persaudaraan di jalan Allah adalah ibarat sebuah pohon, dia perlu disiram. Saling berkunjung merupakan air yang digunakan untuk menyiraminya. Tolong menolong dalam perbuatan baik dan ketakwaan merupakan buahnya.
Sebuah pohon yang tidak disiram akan layu, dan yang tidak menghasilkan buah akan ditebang.
- – -
(Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad)
- – -
Baca juga: Tidak Rindukah Kita Akan Naungan-Nya Kelak?
Today is A Gift !

Masa lalu adalah sejarah
Masa depan adalah misteri
dan hari ini adalah kanvas hadiah yang indah dari~Nya
Bila Saat Itu Tiba

Lihatlah !
Bagaimana DIA menciptakan jantungmu dengan ritme detak yang teratur.
Bayangkan !
Jika detak itu akhirnya berhenti dan segala kenikmatan semu itu pun berlalu, dan janji~Nya adalah pasti..
* * *
Bersimpuh..

Duhai Robbiy,
Kelak, ketika aku bertemu dengan~Mu
Tak kumiliki bekal sedikit pun juga
Kecuali permohonan dan harapan akan Rahmat~Mu
Semua harapanku terhimpun pada kehadiran~Mu
Rugilah bila harapanku hampa..
Jika hanya orang baik yang diperkenankan memohon di pintu~Mu
kepada siapakah para pendosa harus mengetuk pintu permohonan?
Duhai Robbiy,
Jika di hari kiamat aku menghadap~Mu dengan rasa malu
Mungkinkah Engkau tak berkenan menyelamatkanku dari api neraka? *
*from “Secret of The Secrets”






