Karakter Mukmin Sejati

20 08 2007

Setiap muslim yang baik pasti mempunyai cita-cita untuk menggapai “gelar kehormatan” sebagai seorang mukmin dari Allah SWT. Keunggulan dari segi kuantitas yang menjulang tinggi akan terlihat pincang jika sekiranya dari sisi kualitas jauh di bawah rata-rata. Berikut saya petikkan beberapa penggalan “Karakter Seorang Mukmin” dari beberapa sumber yang saya dapat dengan harapan bisa saling berbagi sebuah gambaran, cita dan harapan akan keber-islam-an dalam sisa-sisa usia kita untuk terus menjadi lebih baik.

Kegembiraan seorang mukmin akan tampak pada wajahnya, sedangkan kesedihannya tersimpan di dalam hatinya. Dadanya adalah yang paling lapang, dan hatinya sangat lembut dan ringan. Hati dan nuraninya dapat mencegah segala bentuk kejahatan dan mendorong untuk melakukan segala bentuk kebaikan. Hatinya dapat mengendalikan sifat iri hati, dengki, memaki orang lain, perbuatan tercela, kebencian, kesombongan, dan ingin dipuji.

Ketika hendak berbuat, akalnya selalu mempertimbangkan akibat perbuatannya. Orang beriman tidak suka berceloteh dan sangat menghargai waktu, tidak pernah sombong dan membuang-buang waktu. Tertawanya hanya dengan senyum, bentuk pertanyaannya adalah pelajaran yang berharga, dan evaluasinya adalah pemahaman. Ia tidak pelit dan tidak pernah terburu-buru, tidak pernah bosan dan tidak bodoh, tidak pernah mengeluh atau gelisah, tidak kasar dan tidak sombong.

Apabila menghadapi konflik, ia segera mengevaluasi segala sesuatunya dengan bijak dan simpatik. Ia selalu adil meski dalam keadaan marah. Bersikap lembut saat dibutuhkan dan memiliki cinta yang tulus. Janjinya dapat dipercaya dan selalu ditepati. Ia selalu menanamkan rasa kepedulian dan ingin selalu membantu orang, dermawan dan bertanggung jawab, selalu mengorbankan waktu untuk kepentingan agamanya, selalu mengendalikan hawa nafsunya, tidak suka membalas orang yang menyakitinya, dan tidak peduli terhadap hal yang tidak begitu penting.

Orang mukmin, jika dicaci dan dicela tidak pernah balas mencela; jika diminta atau dituntut sesuatu – bahkan dicegah untuk melakukan sesuatu – tidak pernah marah. Ia tidak pernah gembira yang membuat dirinya lupa diri, tidak iri atas kedukaan dan prestasi orang lain, dan bahkan rela mensyukuri nikmat orang lain.Ia tidak pernah menggunjingkan keburukan orang, selalu gembira dan manis mukanya, tidak keji dan tidak pernah menipu. Ia mampu menahan marah dan senantiasa tersenyum. Pandangannya amat teliti dan kehati-hatiannya begitu besar.

Inilah ciri-ciri Mukmin sebenarnya.

Wallahu a’lam

Creative Commons License
Sebuah Perenungan by Posts is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 Unported License.
Based on a work at zidaburika.wordpress.com.

Tindakan

Information

7 tanggapan

17 07 2008
citra

mudah2an apa yang kita kerjakan di dunia ini tidak manjauhkan kita dari syafaat dan ridho Allah.amin .dan semoga di akhirat nanti kita semua akan di kupulkan di dalam surganya Allah bersama dg orang 2 muknim yg hakiki

====
Amin Allahumma amiin….Qobul ya Robb!

26 03 2008
Adi Sucipto

Assalamu’alaikum

Allah…. mau dong, aku kayak gitu. Dan jika diperdengarkan asma Allah, bergetarlah hatinya. Dan Jika diberi amanah, ia tidak ingkar. Dan jika dapat musibah, ia berkata Innalillahi wainnalillahi roji’un. Dan mereka adalah yang tertera dalam QS al-Hujurat: 15, dan bukan dalam QS al-Baqarah: 8.

Ikhwah fillah, semoga kita termasuk katagori mukmin sejati itu; walau tentu saja perlu perjuangan. Allah, mudahkan diri-diri ini tuk menggapainya.

Wassalamu’alaikum

25 08 2007
adit

do’kan saya supaya menjadi hamba yang diridhoi Allah SWT…………

Sama-sama mendo’akan ya mas…

21 08 2007
***

ya Allah gak kenapa tidak ada satu pun karakter muslim sejati dalam diri saya :(

Sahabatku,
Marilah sama2 bermohon pada Allah, agar segala karakter diatas dianugerahkan kepada diri kita, dan mari sama2 bermohon agar diberi kekuatan untuk mengapikasikannya…
Ya Allah…kami masih jauh dari segala karakter itu…anugerahkanlah kepada kami ya Allah…dengan segala keutamaan kekasihMu, Sayyidina Muhammad sholallahu ‘alaihi wasallam…Kabulkanlah permohonan kami…

21 08 2007
oRiDo

iri-nya seorang mukmin adalah iri terhadap 2 org.. yaitu iri terhadap org yg selalu membaca al-Qur’an diwaktu siang dan malam.. dan iri terhadap orang yang Allah swt berikan kelimpahan harta dan digunakannya utk kebaikan diwaktu siang dan malam..

semoga kita semua termasuk kedalam golongan mukmin sejati..
amin..

20 08 2007
masmaman

jarang2 nih PERTAMAX

20 08 2007
masmaman

assalamualaikum

numpang lewat nih :-D

‘Alaikumussalam,
Silakan mas. Alhamdulillah jika sempat singgah sejenak sambil menikmati hidangan ala kadarnya :D

Tinggalkan sebuah tanggapan