Di Pintu-Mu, Hamba Bersujud..
Robbiy…
Sesungguhnya Engkau berkuasa atas tiap diri
Tidak pejabat, bawahan, atau pun seorang yang tak beruntung dalam hidup ini
Semua berada di genggaman-Mu tanpa terkecuali
Robbiy…
Waktu yang lalu takkan mungkin berputar kembali
Sebagian yang sudah Engkau tetapkan telah terjadi
Namun sebagian lagi masih gaib dan tak satupun ku ketahui
Robbiy…
Jika kematian itu begitu dekat
Jangan biarkan setiap sisa nafasku berada dalam murka-Mu
Apalah artinya kemewahan dunia yang ku dapat
Namun sedikitpun Engkau tak ridha kepadaku
Robbiy…
Aku takut semua usahaku jadi tiada arti
Saat ku bermaksiat Engkau cabut nyawaku lalu aku mati
Sedang itu artinya aku kembali
Bukan dijalan-Mu dan membawa iman dalam diri
Robbiy…
Persembahan baktiku pada-Mu begitu tak sempurna
Terlalu banyak cacat, cela, dan riya yg menggema
Jika Kau tutup semua pintu hidayah saat ini
Ke pintu siapa lagikah ku mesti meminta?
***

Sebuah Perenungan by Posts is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 Unported License.
Based on a work at zidaburika.wordpress.com.
About this entry
You’re currently reading “Di Pintu-Mu, Hamba Bersujud..,” an entry on Sebuah Perenungan
- Published:
- 3.12.08 / 9am
- Category:
- Akhlak
- Tags:
- Gubahan Hati, Islam, Muhasabah Diri, Refleksi



23 Comments
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]