Di Tengah Samudera Cinta-Mu…

Dalam resahnya pencarian
Dalam tertatihnya pengharapan
Ku adukan segala kelemahan
Ku serahkan segala urusan
Kiranya Engkau menuntunku
Kiranya Engkau membimbingku
Dengan payung Rahman dan Rahim-Mu
Dengan dekapan tak bertepi cinta-Mu
Di tengah derasnya gelombang hidupku
Di tengah luasnya samudera cinta-Mu
Ku nanti bersemi cinta di hatiku
Hingga tiada yang ku cari selain ridho-Mu
* * *
02 Juli ‘08 ~ Menjelang Dhuhur








Ya, Allah..
Sajak yang sungguh mengharukan..
Sungguh,
Umpama anak-anak kecil,
Sakit dan Susah diadu pada bondanya..
Kita yang sudah matang usia, bisa mengadu pada pencipta.
Allah itu yang mencipta, masa ia tidak mengerti..
Tiada hambaNya yang mengerti sedalam Dia. Walau mahligai ciptaan mereka sendiri pun, masih Allah yang lebih mengerti..
Ya Allah, satukan hati kami di jalan mu
Keren puisinya ^^!
merinding…
Ya Allah indahnya hidup ini jika hamba bisa mendapatkan cinta Mu , walopun cuma sebesar atom dan hamba sangat bersukur sekali Ya Allah..Amin
meaningful.. very nice..
akhirnya, semua berujung pada satu..
bagus, menarik
kenapa qta tidak rindu dengan-Nya…
adakah cinta sejati selain cinta-Nya..
*ralat: LAYAR TAWAKAL mksudnya:) hehe2 sking kcptn ngetik
Rahmat-Nya sungguh luas, makanya alangkh dsyangkn skrng nie bnyk org brptus asa, dtngah himpitan ekonomi banyak orang bunuh diri. Lho koq jadi kesini. Pdhal kalo qt mhon Rahmat-Nya pstilah akn dibri. Smga perahu taqwa dgn muatan iman dan layar taqwa tetap kukuh mlwan glmbng khdpn, arungi samudra khdupan brsama samudera cinta-Nya .smga slamat sampai kampung akhirat .amin:)
QanaahSholihah
Subhanallah..
Mencari ridho di tengah samudera cinta-Nya yang tak bertepi…Tentunya pencarian itu tak akan pernah henti hingga masanya nanti…
Let’s keep searching..
Assalamu’alaikum, Pak…Subhanallah puisinya benar2 menyentuh…
[...] Di Tengah Samudera Cinta-Mu… July 12, 2008 11:12 pm admin Dari Blogger – Agreegator Dari http://zidaburika.wordpress.com/2008/07/02/di-tengah-samudera-cinta-mu/ [...]
yup akhi
dan kita terlibat di dalamnya
sunggih kerinduan seorang hamba bertemu sang Khaliq adalah kenikmatan yg luar biasa.
menggugah rasa kecintaanku pada ALLAH…..
boleh di ambil dan di transalte di http://hmc.web.id ya?
aku bersujud padamu Ya Allah
Subhanallah akhi
kau adalah sahabat yang senantiasa membuatku kembali teringat.
Syukron ya!
Kunjungi dan tulis prediksi sobat di:
http://achoey.wordpress.com/2008/07/10/prediksi-lima-besar-partai-pemenang-pemilu-2009/
Hatur nuhun
@ All,
Wa’alaikumussalam wr wb,
Alhamdulillah,
Semoga Allah SWT membalas kebaikan saudaraku semua yg sudah sudi berlabuh sekalian menghidangkan beberapa cangkir kopi dan teh di ruang ini.
Ya Allah,
Bulan Rajab telah kami masuki,
Dan sya’ban akan segera dihampiri,
Jangan biarkan kami dalam kesia-siaan perbuatan di tengah keutamaan yg ada di dalamnya..
Berikanlah kami kekuatan dan kemampuan mengambil keutamannya…
dan sampaikanlah kami ke bulan terindah, yakni bulan Romadhon yang berkah…amiin Allahumma amiin.
Salam ukhwah untuk semua,
Rozy
bagus2 bgt puisi nya ya bang…
subhanallah, syukron atas pencerahannya..
Assalamu’alaikum
subhanallah….
RAMADHAN bentar lagi pak rozy..
sudah siapkah?
jadikan RAMADHAN SETIAP HARI
karena, seandainya dapat kita nikmati betapa indahnya dekat dengan Ilahi
pastilah kita akan merasa betapa sering berpisah dari-Nya
keep istiqamah !!!
wassalamu’alaikum
Abangku jadi seoarang penyair
ngemeng-ngmeng mas rafki ini masih single atau double mas? kekekekkk.. kalau single…
Sungguh sebuah ungkapan kerinduan yang tak berbatas. Kecintaan seorang hamba terhadap khaliknya.
bEgItu BaNyAk SaMuDrA tLaH dIarUnGi, hAnYa PaDaNyA jUa LaBuhAnYa.
Subhanallah…puisi yg menyentuh dan menggetarkan qalbu.
smoga Allah SWT memberikan yg terbaik tuk Kakak.
Tuhanku, kami menapaki kehidupan dengan gelisah dan rasa was-was. Koran-koran yang kami baca berwarna hitam, menyajikan berita-berita kriminalitas, krisis identitas dan mabuk miras, generasi triping yang asyik menenggak ekstasi, pemerkosaan pembantu di depan televisi dan garasi, serial pembunuhan sopir taksi, berita korupsi dan kolusi, dan saat ini orang sibuk dan limbung mengadu siasat berebut kursi dan suksesi.
Tuhanku, berilah kami Perahu Nuh untuk mengarungi samudra cinta-Mu dan jadikanlah kami jiwa2 yang tenang yang slalu bertasbih menyebut nama-Mu untuk menggapai ridho-Mu.