Sebuah Perenungan

Di Tengah Samudera Cinta-Mu…

Posted in Akhlak by abihasan on 2 Juli 2008

Stand Alone

Dalam resahnya pencarian
Dalam tertatihnya pengharapan
Ku adukan segala kelemahan
Ku serahkan segala urusan
Kiranya Engkau menuntunku
Kiranya Engkau membimbingku

Dengan payung Rahman dan Rahim-Mu
Dengan dekapan tak bertepi cinta-Mu
Di tengah derasnya gelombang hidupku
Di tengah luasnya samudera cinta-Mu
Ku nanti bersemi cinta di hatiku
Hingga tiada yang ku cari selain ridho-Mu

* * *

02 Juli ‘08 ~ Menjelang Dhuhur


 

 

Creative Commons License

27 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Mohamad Arif said, on 25 September 2008 at 5:52 PM

    Ya, Allah..
    Sajak yang sungguh mengharukan..
    Sungguh,
    Umpama anak-anak kecil,
    Sakit dan Susah diadu pada bondanya..

    Kita yang sudah matang usia, bisa mengadu pada pencipta.
    Allah itu yang mencipta, masa ia tidak mengerti..

    Tiada hambaNya yang mengerti sedalam Dia. Walau mahligai ciptaan mereka sendiri pun, masih Allah yang lebih mengerti..

    Ya Allah, satukan hati kami di jalan mu

  2. www.koekoeh.co.nr said, on 24 September 2008 at 5:16 AM

    Keren puisinya ^^!

  3. wahyukresna said, on 23 Agustus 2008 at 2:33 AM

    merinding…

  4. s@rie said, on 16 Agustus 2008 at 4:09 AM

    Ya Allah indahnya hidup ini jika hamba bisa mendapatkan cinta Mu , walopun cuma sebesar atom dan hamba sangat bersukur sekali Ya Allah..Amin

  5. cantigi said, on 24 Juli 2008 at 3:54 AM

    meaningful.. very nice..
    akhirnya, semua berujung pada satu..

  6. T2S said, on 22 Juli 2008 at 7:39 AM

    bagus, menarik
    kenapa qta tidak rindu dengan-Nya…
    adakah cinta sejati selain cinta-Nya..

  7. qanaahsholihah said, on 16 Juli 2008 at 8:47 AM

    *ralat: LAYAR TAWAKAL mksudnya:) hehe2 sking kcptn ngetik

  8. qanaahsholihah said, on 16 Juli 2008 at 8:43 AM

    Rahmat-Nya sungguh luas, makanya alangkh dsyangkn skrng nie bnyk org brptus asa, dtngah himpitan ekonomi banyak orang bunuh diri. Lho koq jadi kesini. Pdhal kalo qt mhon Rahmat-Nya pstilah akn dibri. Smga perahu taqwa dgn muatan iman dan layar taqwa tetap kukuh mlwan glmbng khdpn, arungi samudra khdupan brsama samudera cinta-Nya .smga slamat sampai kampung akhirat .amin:)

  9. qanaahsholihah said, on 16 Juli 2008 at 7:20 AM

    QanaahSholihah

  10. Nin said, on 15 Juli 2008 at 11:17 AM

    Subhanallah..
    Mencari ridho di tengah samudera cinta-Nya yang tak bertepi…Tentunya pencarian itu tak akan pernah henti hingga masanya nanti…
    Let’s keep searching..

  11. RoSa said, on 14 Juli 2008 at 12:34 PM

    Assalamu’alaikum, Pak…Subhanallah puisinya benar2 menyentuh…

    ====
    #Wa ‘alaikumussalam mbak RoSa,
    Alhamdulillah wa syukrulillah…

  12. [...] Di Tengah Samudera Cinta-Mu… July 12, 2008 11:12 pm admin Dari Blogger – Agreegator Dari http://zidaburika.wordpress.com/2008/07/02/di-tengah-samudera-cinta-mu/ [...]

  13. achoey sang khilaf said, on 11 Juli 2008 at 10:01 AM

    yup akhi
    dan kita terlibat di dalamnya :)

  14. Alex said, on 11 Juli 2008 at 8:23 AM

    sunggih kerinduan seorang hamba bertemu sang Khaliq adalah kenikmatan yg luar biasa.

    ====
    #Allah SWT berfirman dalam sebuah hadits qudsi,
    “Barang siapa yang rindu jumpa dengan-Ku, Akupun rindu jumpa dengannya” [Shohih Bukhari]
    ***
    (*) Robbiy…
    pastikan kami wafat dalam kerinduan kepada-Mu ya Rahman,
    sejukkan jiwa kami untuk selalu rindu pada-Mu ya Rahim,
    getarkan bibir kami untuk selalu menyebut-Mu ya Allah…

    (*) Munajat seorang guru

  15. Alex said, on 11 Juli 2008 at 8:22 AM

    menggugah rasa kecintaanku pada ALLAH…..

  16. hmcahyo said, on 11 Juli 2008 at 7:11 AM

    boleh di ambil dan di transalte di http://hmc.web.id ya?

    ====
    #Monggo, sekeca aken, kang Mas Heri ;)

  17. realylife said, on 10 Juli 2008 at 11:13 AM

    aku bersujud padamu Ya Allah

  18. achoey sang khilaf said, on 10 Juli 2008 at 9:32 AM

    Subhanallah akhi
    kau adalah sahabat yang senantiasa membuatku kembali teringat.
    Syukron ya!

    Kunjungi dan tulis prediksi sobat di:
    http://achoey.wordpress.com/2008/07/10/prediksi-lima-besar-partai-pemenang-pemilu-2009/
    Hatur nuhun :)

    ====
    #Alhamdulillah dan terima kasih kembali akhi. Segala puji hanya milik Allah SWT :)
    Saya sudah memberikan harapan-harapan & do’a saya [bukan prediksi, afwan :D ] pada partai2 yg nantinya bakal masuk 5 besar di Pemilu 2009. Mohon kita sama2 berdo’a utk itu :)

  19. Rozy said, on 5 Juli 2008 at 1:01 AM

    @ All,

    Wa’alaikumussalam wr wb,

    Alhamdulillah,
    Semoga Allah SWT membalas kebaikan saudaraku semua yg sudah sudi berlabuh sekalian menghidangkan beberapa cangkir kopi dan teh di ruang ini.

    Ya Allah,

    Bulan Rajab telah kami masuki,
    Dan sya’ban akan segera dihampiri,

    Jangan biarkan kami dalam kesia-siaan perbuatan di tengah keutamaan yg ada di dalamnya..
    Berikanlah kami kekuatan dan kemampuan mengambil keutamannya…
    dan sampaikanlah kami ke bulan terindah, yakni bulan Romadhon yang berkah…amiin Allahumma amiin.

    Salam ukhwah untuk semua,
    Rozy

  20. sutanpamaleh said, on 4 Juli 2008 at 6:13 AM

    bagus2 bgt puisi nya ya bang…

  21. hanggadamai said, on 3 Juli 2008 at 7:45 PM

    subhanallah, syukron atas pencerahannya..

  22. lovealloh_atik said, on 3 Juli 2008 at 3:54 AM

    Assalamu’alaikum

    subhanallah….

    RAMADHAN bentar lagi pak rozy..

    sudah siapkah?

    jadikan RAMADHAN SETIAP HARI

    karena, seandainya dapat kita nikmati betapa indahnya dekat dengan Ilahi

    pastilah kita akan merasa betapa sering berpisah dari-Nya

    keep istiqamah !!!

    wassalamu’alaikum

  23. Landy said, on 2 Juli 2008 at 3:54 PM

    Abangku jadi seoarang penyair :)

  24. isal said, on 2 Juli 2008 at 9:42 AM

    ngemeng-ngmeng mas rafki ini masih single atau double mas? kekekekkk.. kalau single…

  25. Rafki RS said, on 2 Juli 2008 at 9:03 AM

    Sungguh sebuah ungkapan kerinduan yang tak berbatas. Kecintaan seorang hamba terhadap khaliknya.

  26. adikhresna said, on 2 Juli 2008 at 7:07 AM

    bEgItu BaNyAk SaMuDrA tLaH dIarUnGi, hAnYa PaDaNyA jUa LaBuhAnYa.

  27. Frida said, on 2 Juli 2008 at 5:22 AM

    Subhanallah…puisi yg menyentuh dan menggetarkan qalbu.
    smoga Allah SWT memberikan yg terbaik tuk Kakak.
    Tuhanku, kami menapaki kehidupan dengan gelisah dan rasa was-was. Koran-koran yang kami baca berwarna hitam, menyajikan berita-berita kriminalitas, krisis identitas dan mabuk miras, generasi triping yang asyik menenggak ekstasi, pemerkosaan pembantu di depan televisi dan garasi, serial pembunuhan sopir taksi, berita korupsi dan kolusi, dan saat ini orang sibuk dan limbung mengadu siasat berebut kursi dan suksesi.
    Tuhanku, berilah kami Perahu Nuh untuk mengarungi samudra cinta-Mu dan jadikanlah kami jiwa2 yang tenang yang slalu bertasbih menyebut nama-Mu untuk menggapai ridho-Mu.


Tinggalkan Balasan