Cara Berprasangka baik

12 08 2009

old manJika engkau bertemu dengan seseorang, maka yakinilah bahwa dia lebih baik dari dirimu. Ucapkanlah dalam hatimu:

“Bisa jadi kedudukannya di sisi Allah jauh lebih baik dan lebih tinggi dariku.”

Jika bertemu dengan anak kecil, maka ucapkanlah (dalam hatimu):

“Anak ini belum bermaksiat kepada Allah, sedangkan diriku telah banyak bermaksiat kepada-Nya. Tentu anak ini jauh lebih baik dariku.”

Jika bertemu orang tua, maka ucapkanlah (Dalam hatimu):

“Dia telah beribadah kepada Allah jauh lebih lama dariku, tentu dia lebih baik dariku.”

Jika bertemu dengan orang yang berilmu, maka ucapkanlah (dalam hatimu):

“Orang ini memperoleh karunia yang tidak akan kuperoleh, mencapai kedudukan yang tidak akan pernah kucapai, mengetahui apa yang tidak kuketahui, dan dia mengamalkan ilmunya, tentu dia lebih baik dariku.”

Baca entri selengkapnya »





IBSN: Mencintai Nabi Muhammad

28 07 2009

Rindu Kami Padamu Ya Rasulullah...

Jika kita menyukai dan mencintai sesuatu, pasti kita akan sering menyebut sesuatu itu. Bahkan kita akan berusaha untuk menjaga keadaan dari sesuatu yang kita cintai itu dengan baik. Apapun akan kita persembahkan demi sesuatu tersebut. Ketika kita menjadikan perabotan rumah tangga sebagai salah satu hal yang kita suka dan cintai, kita pasti akan senantiasa merawatnya, acapkali membersihkannya, menatanya dengan rapi serta senantiasa menjadikannya sebagai salah satu perhatian utama. Sesuatu pembicaraan dan tulisan yang bernuansa seputar masalah perabotan akan menjadi sangat menarik dan jadi perhatian utama kita. Benar bukan?

Baca entri selengkapnya »





Awalnya Pahit, Akhirnya Manis

24 07 2009

manclimbingice

 

Secara umum, pada awalnya kebaikan itu berat untuk dilakukan, tetapi akhirnya penuh dengan kenikmatan. Orang yang berbuat baik ibarat seorang pendaki gunung terjal. Ia tidak akan merasa tenang sebelum sampai ke puncaknya. 

Sedangkan keburukan awalnya manis dan akhirnya kelak berat. Orang yang melakukan perbuatan buruk adalah ibarat seorang yang jatuh dari puncak gunung atau atap sebuah rumah. Ia baru akan merasakan kesakitan setelah mendarat di tanah.

(Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad)

 —–oo0oo—–

Rujukan: “Orang Bijak Berkata” oleh Habib Novel bin Muhammad Alaydrus





Anugerah Terindah

16 07 2009

zahra 2Putriku,

Sembilan bulan tak terasa, dari rahim ibumu engkau akhirnya terlahir.
Sakit yang panjang terobati oleh kehadiran dirimu kini.
Betapa tiada terhitung kasih sayangnya Allah swt yang senantiasa menjagamu, saat engkau masih di kandungan ibumu hingga akhirnya kau hirup aroma dunia ini.
Betapa rona bahagia itu terpancar di wajah abi dan umi saat memandangmu. Memandang betapa hitamnya rambutmu dan betapa putihnya kulitmu.
Pipimu yang memerah dan tangisanmu yang kadang membuat abi khawatir namun juga merindu.

Selamat datang putri kecilku,

Semoga kelak engkau mampu menjadi bunga indah kaum wanita..
Yang semerbak mewangikan udara kaummu..
Menjadi kerinduan Rasulullah, dan kelak jadi bagian umat yang dibanggakan oleh Allah swt dan Rasul-Nya..

aamiin Allahumma aamiin.

Do’a Umi dan Abi senantiasa buatmu, sayang…

Baca entri selengkapnya »





Hati Adalah Wadah

1 07 2009

hatimu adalah wadah

 Jika ingin membersihkan air, maka akan kau singkirkan segala hal yang dapat mengotorinya.
Anggota tubuhmu ini seperti selokan-selokan yang bermuara ke hati.
Karena itu, jangan kau alirkan kotoran ke dalam hatimu, seperti pergunjingan, pengadu dombaan, ucapan yang buruk, pandangan yang haram, dan lain sebagainya.

- – -

(Ibnu ‘Atha illah Askandari)

 





Meneliti Aib Diri Sendiri

15 06 2009

Tundukkan Nafsumu

Saudaraku,

Mungkin sudah tidak terhitung seberapa banyak aib dari seseorang yang telah kita ungkap di hadapan khalayak ramai. Dan betapa kita mungkin merasa nikmat karena telah memperbincangkan hal ikhwal tentang aib seseorang, meskipun kita sendiri sesungguhnya belum yakin akan kebenaran berita dan aib dari orang yang kita bicarakan tersebut. Begitu ringannya lidah kita meluncurkan sebuah kalimat yang kita tidak tahu apakah kalimat tersebut membawa keridhoan Allah SWT atau mungkin malah mendatangkan kemurkaan-Nya – Semoga Allah SWT lindungi kita dari hal demikian.
Baca entri selengkapnya »





Persaudaraan Di Jalan Allah

2 06 2009

Buah Silaturrahim

Persaudaraan di jalan Allah adalah ibarat sebuah pohon, dia perlu disiram. Saling berkunjung merupakan air yang digunakan untuk menyiraminya. Tolong menolong dalam perbuatan baik dan ketakwaan merupakan buahnya.
Sebuah pohon yang tidak disiram akan layu, dan yang tidak menghasilkan buah akan ditebang.
- – -
(Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad)

- – -

Baca juga: Tidak Rindukah Kita Akan Naungan-Nya Kelak?