Sekilas

Bacalah dengan Nama Tuhanmu yang Menciptakan

 

Segala puji hanya bagi Allah SWT atas segala curahan nikmat-Nya yang tiada tara. Semoga setiap nikmat apapun yang kita rasa dan terima semakin menambah rasa syukur kita yang diwujudkan dalam bentuk sebuah ketaatan. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah pada Baginda Rasulullah Muhammad S.A.W, para ahli keluarganya, para sahabatnya juga semua pengikutnya hingga hari akhir nanti. 

Dalam hidup, kita senantiasa akan menemui berbagai macam keadaan, baik yang menyenangkan maupun yang mengecewakan. Semoga setiap hal apapun yang kita temui, memberikan kesadaran kepada kita akan banyak hikmah dan pelajaran dibaliknya, sehingga yang kita temukan tidak lain adalah bentuk dari Mutiara-Mutiara Cinta-Nya.

Bawaan kelembutan rasa dalam akhlak begitu indah kita saksikan lewat jejak-demi jejak sejarah yang telah ditorehkan oleh seorang Rasul utusan-Nya, Baginda Rasulullah Muhammmad Sholallahu ‘Alaihi wasallam dan juga para sahabat beliau Rodhiyallahu’anhum, yang merupakan sosok-sosok yang pasti begitu kita rindukan dan ingin kita teladani dalam hidup dan kehidupan.

Tentu perlu disadari bahwa kesemuanya tidak mudah dan mesti melalui proses belajar secara terus menerus, usaha diri yang tak pernah kenal kata henti, karena kecendrungan iman insani yang senantiasa naik dan turun.

Disadari pula, bahwa apa yang telah tertulis dalam tiap ruang halaman ini bukanlah di awali dari rasa sebuah kepantasan dan kelayakan untuk berucap dan berniat untuk menggurui, melainkan sebuah dorongan menuangkan kata, sebagai konsekuensi dari apa yang saya peroleh lewat beragam interaksi dengan apapun dan siapapun, serta sebagai ungkapan akan sebuah harapan, kerinduan, keprihatinan dan berbagi pengalaman hidup serta ajakan kesadaran bersama, terutama bagi diri sendiri.

Dan bagaimanapun, semua tulisan yang telah tersaji disini tentu jauh dari nilai kesempurnaan [karena Allah SWT saja Yang Maha Sempurna], terlebih sosok si penulis itu sendiri, yang tidak lain hanyalah sebagai seorang yang tengah belajar merangkak dan melangkah dengan benar diatas jalan kehidupan.

Semoga perenungan yang mendalam, muhasabah dan mujahadah yang benar menjadi kebutuhan diri yang haus akan perbaikan dari hari ke hari demi menggapai “akhir kehidupan” yang baik sebagai sebuah cita-cita.

Akhirnya, hanya ampunan dan ridho dari Allah SWT serta kemaafan dari saudara-saudaraku sekalian yang saya pinta untuk setiap khilaf dalam kata-kata yang terdapat di setiap tulisan-tulisan yang telah tergores di ruangan ini, yang mungkin tanpa sengaja menyinggung perasaan, disebabkan tidak lain karena kebodohan dan keterbatasan saya sebagai makhluk-Nya.

Semoga petunjuk, bimbingan dan pertolongan dari Allah SWT senantiasa menaungi kita semua.

Wallahu a’lam Bishshowab.

Di akhir Juni tahun 2007,

~ Rozy ~

Sumber Lafadz Basmalah: SeniKehidupan.Com