Kiat Memilih Teman

4 09 2009

broterhoodSaudaraku,

Siklus kehidupan manusia masih terus berlangsung. Yang kecil akan tumbuh menjadi remaja, yang remaja akan menjadi dewasa, namun yang pasti adalah bahwa yang hidup suatu saat akan menjumpai maut atau kematian. Betapa indahnya ketika sebagian besar waktu yang dianugerahkan Allah SWT kepada kita mampu kita rajut dalam simpul-simpul ikatan amal sholeh, terlebih saat “panggilan” itu tiba, diri kita tidak lain sedang berbuat sesuatu yang mengundang keridhoan-Nya.

Saudaraku,

Tidak dipungkiri, bahwa pergaulan telah banyak memberikan dampak pada setiap pelakunya, baik dampak yang positif maupun yang negatif. Dan juga tidak sedikit mungkin dari kita yang tidak menyadari bahwa pengaruh pergaulan itu akan terlihat dan terasa setelah pergaulan tersebut berlangsung dalam jangka waktu yang lama.
Baca entri selengkapnya »





Islam: Akademi Cinta dan Kasih Sayang

3 03 2008

Love Islam

Saudaraku,
 
Siapapun pasti ingin dicintai dan mencintai. Siapapun pasti merindukan dapat mereguk sebuah cinta indah yang langgeng abadi dan menyejukkan dalam arti sebenarnya. Namun kerinduan untuk mendapatkan dan memberikan perhatian dalam sebuah wadah cinta seringkali salah arah. Kita rindu dengan sebuah keteladanan, namun terkadang kita salah dalam mengambil sosok untuk dijadikan sebagai teladan.

Lihatlah saat ini. Sebagian besar dari kita lebih mengidolakan sosok-sosok yang bukan semakin mendekatkan diri kita dengan kecintaan dan keridhoan Tuhan. Secara sadar atau tidak, sosok-sosok yang diidolakan itu malah semakin menjauhkan diri kita untuk semakin mencintai-Nya, mengenal-Nya dan meneladani utusan-Nya, Rasulullah SAW.
Baca entri selengkapnya »





Benarkah Aku Mencintai-Mu?

27 02 2008

Saudaraku,

Bayangkanlah tatkala waktu yang berputar saat ini akhirnya terhenti. Bayangkanlah tatkala kepala kita semua akhirnya tertunduk menyesali setiap detik yang telah berlalu dan jiwa pun menjerit meminta kembali untuk diberi kesempatan berbuat kebaikan. Saat-saat dimana gelak tawa akan berganti dengan tangisan. Saat-saat dimana diri kita akhirnya terjaga dari tidur panjang penuh mimpi yang tidak kita sadari selama ini.

Saudaraku,

Rasa cinta yang tulus akan membangkitkan semangat dalam hati. Rasa cinta yang tulus akan memicu setiap sel darah kita bekerja maksimal hingga anggota tubuh mempersembahkan yang terbaik untuk sesuatu yang kita cintai. Semua bergerak tanpa sebuah paksaan dan berlaku layaknya sebuah kebiasaan yang telah mendarah daging hingga rasa letih hampir tak pernah kita pedulikan. Peluh yang mengalir, darah yang mengucur, semua malah menjadi hiasan yang manis dalam bingkai sebuah bentuk dari cinta itu sendiri.
Baca entri selengkapnya »





Mengejar Harap dan Kasih-Nya

8 02 2008

as-climber.jpgSaudaraku,

Musim senantiasa berganti dan waktu terus bergulir. Kita seolah tak pernah berhenti dan lelah untuk terus berlari mengejar sesuatu yang sebenarnya tidak akan abadi. Banyak hal telah kita korbankan dalam segala usaha itu hingga akhirnya kita melupakan banyak kewajiban yang mesti ditunaikan sebagai makhluk-Nya. Kita lebih sering menuntut hak diri daripada memenuhi hak dzat yang telah menciptakan diri kita, yang semestinya lebih berhak kita penuhi sesuai kemampuan diri. Bahkan mungkin, demi sebuah hiasan yang sekedar melekat sementara dalam kehidupan dunia fana ini, kita rela melepaskan pakaian iman  yang sesungguhnya menjadi salah satu pakaian berharga terindah yang tak pernah tergantikan oleh perhiasan-perhiasan yang fana tadi.

Saudaraku,

Mungkin saat ini kita tidak merasakan dampaknya. Mungkin saat ini kita merasa sudah terlalu letih untuk terus melanggengkan setiap untaian do’a-do’a dalam munajat kita, kalimat-kalimat nasehat, serta ajakan untuk tetap istiqomah berada di jalan-Nya. Mungkin kita dihinggapi rasa lelah, bosan dan jenuh karena banyak hal-hal baik yang kita lakukan seolah tiada berbekas dan menghasilkan balasan yang setimpal, malahan yang kita dapati adalah sebaliknya, berupa penghinaan, pelecehan ataupun dijauhi oleh sebagian orang yang membenci karena sebab yang tidak jelas dan dibenarkan.
Baca entri selengkapnya »





Tersenyumlah Untuk Hidup!

4 02 2008

sunrise1.jpgMeski setebal apapun mendung melintasi langit, namun sinar mentari tak pernah kehilangan cirinya. Ia senantiasa menghadirkan sinarnya untuk dibagi. Ia senantiasa tegar tanpa kehilangan jati dirinya sebagai sumber penerang di hari ini. Ia tak pernah menunda bersinar hingga esok, meskipun ia dapati mendung menghalangi keindahan sinarnya. Setiap tumbuhan kembali terjaga dari tidurnya. Kembang-kembang kembali bermekaran ceria menyambut harinya. Burung-burung terbang dan berkicau dengan merdunya. Semua hadir tanpa rasa sedih, gelisah, dan amarah. Semua ceria untuk menjelang setiap detik anugerah-Nya.

Saudaraku,

Sudahkah kita berniat bahwa hari ini akan kita hiasi dengan senyum ceria dan kebahagiaan? Sudahkah kita bertekad untuk menyongsong hari ini dengan rasa optimis dan semangat hidup yang akan kita bagi dan tularkan? Dan sudahkah kita menjadikan berbaik sangka sebagai modal bagi kita untuk meneruskan perjalanan ini?
Baca entri selengkapnya »





Karena Sesungguhnya Kaum Muslimin Bersaudara..

29 01 2008

praying-at-station.jpgKhalifah Umar bin Khaththab ra, seorang sahabat Rasulullah SAW, adalah seorang pemimpin yang dikenal sangat adil, tegas, disiplin namun sangat humanis di zamannya. Banyak orang yang mulanya menentang islam, namun akhirnya tersadar dan insyaf karena kepemimpinan Sayyidina Umar bin Khaththab.

Suatu hari, seseorang datang kepada khalifah umar seraya menyerahkan diri untuk diadili karena telah membunuh sesama muslim. Pengadilan pun digelar dan vonis pun dijatuhkan kepada orang tersebut berupa hukum qisas. Namun, sebelum hukuman diberlakukan, khalifah Umar bin Khaththab bertanya kepada terdakwa tentang permintaan terakhirnya. Si terdakwa pun berkata, “Izinkan saya pulang ke kampung halaman untuk berpamitan kepada sanak keluarga serta membayar hutang-hutang saya”. Khalifah umar pun mengabulkan permintaan terakhir si terdakwa karena dinilai masuk akal.
Baca entri selengkapnya »





Jangan Lupakan Mereka

25 01 2008

Innocent Child

Perjalanan hidup senantiasa memberikan kesan yang beragam bagi diri kita. Tawa, tangis, sedih, semua datang silih berganti. Terkadang kita tidak selalu dihadapkan dengan kenyataan yang sesuai dengan apa yang menjadi cita-cita dan harapan. Pergulatan hidup di atas permukaan bumi, dalam usaha mencari penghidupan yang lebih baik dalam banyak sisi kehidupan, baik spiritual maupun material, telah membuat sebagian dari kita akhirnya terhantar keluar dan berjauhan dengan orang-orang yang selama ini kita cintai. Namun sadarilah, bahwa berjauhan bukan berarti hilang, sirna dan tak akan dirasa hadirnya, selama diri kita tetap berniat menjaga ikatan ukhuwah dimanapun berada.
Baca entri selengkapnya »