Awalnya Pahit, Akhirnya Manis

24 07 2009

manclimbingice

 

Secara umum, pada awalnya kebaikan itu berat untuk dilakukan, tetapi akhirnya penuh dengan kenikmatan. Orang yang berbuat baik ibarat seorang pendaki gunung terjal. Ia tidak akan merasa tenang sebelum sampai ke puncaknya. 

Sedangkan keburukan awalnya manis dan akhirnya kelak berat. Orang yang melakukan perbuatan buruk adalah ibarat seorang yang jatuh dari puncak gunung atau atap sebuah rumah. Ia baru akan merasakan kesakitan setelah mendarat di tanah.

(Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad)

 —–oo0oo—–

Rujukan: “Orang Bijak Berkata” oleh Habib Novel bin Muhammad Alaydrus





Meneliti Aib Diri Sendiri

15 06 2009

Tundukkan Nafsumu

Saudaraku,

Mungkin sudah tidak terhitung seberapa banyak aib dari seseorang yang telah kita ungkap di hadapan khalayak ramai. Dan betapa kita mungkin merasa nikmat karena telah memperbincangkan hal ikhwal tentang aib seseorang, meskipun kita sendiri sesungguhnya belum yakin akan kebenaran berita dan aib dari orang yang kita bicarakan tersebut. Begitu ringannya lidah kita meluncurkan sebuah kalimat yang kita tidak tahu apakah kalimat tersebut membawa keridhoan Allah SWT atau mungkin malah mendatangkan kemurkaan-Nya – Semoga Allah SWT lindungi kita dari hal demikian.
Baca entri selengkapnya »





Kalau lah Bukan Karena Seorang Guru..

3 03 2009

Duhai guru..

Betapa kemauanmu yang kuat, kesungguhanmu berbuat, dan kerinduanmu akan keridhoan Allah SWT dan Sang Nabi SAW telah menafikan segala rasa sakit yang engkau rasakan. Semua penyakit seolah terobati dengan kecintaanmu yang begitu membara untuk terus dan seolah tiada henti menyampaikan kelembutan ajaran cinta Sang Nabi SAW kepada umat.

Bagaimana kasih-Nya Allah SWT kepadamu dan umat, hingga dalam keadaan susah secara fisik pun, engkau masih bisa terus berkhidmat kepada umat. Engkau hampir tidak memperdulikan dirimu sendiri demi sebuah cita agar terus membaiknya keadaan umat dari waktu ke waktu. Cita akan umat yang lebih mencintai Allah SWT dan Rasul-Nya. Cita akan umat yang begitu merindukan Allah SWT dan Rasul-Nya sebagai kerinduan dan teladan yang utama.
Baca entri selengkapnya »





Berbagi dan Sinergi Dalam Kehidupan

18 11 2008

warna-warniSaudaraku,

Betapa diri kita ini senantiasa dimanja oleh Allah setiap hari. Tidak terhitung berapa banyak nikmat yang kita terima dan rasakan sejak dari bangun tidur di pagi hari hingga akhirnya kembali lagi ke peraduan di malam harinya. Betapa Dia tak pernah menghentikan kasih-Nya, meski makhluk manusia seperti kita lebih banyak berpaling dan tidak pandai untuk bersyukur kepada-Nya.

Saudaraku,

Tidak rindukah kita kepada Allah? Tuhan yang telah dengan rapi membentuk jasad kita. Tidak rindukah kita menjemput kasih-Nya? Tuhan yang memberikan kita nafas kehidupan, penglihatan, pendengaran, hati dan akal untuk berfikir? Tuhan yang setiap harinya memanggil kita untuk terus mendekat pada kebajikan dan kemuliaan. Betapa Maha Pemurahnya Allah kepada makhluk-Nya untuk pengampunan. Lihatlah kelembutan kasih-Nya yang mengutus Nabi Muhammad, sosok teladan dan rahmat bagi sekalian alam.
Baca entri selengkapnya »





Tidak Rindukah Kita Akan Naungan-Nya Kelak?

16 07 2008

Muslim Children

Sahabatku,

Lama tak kudengar kabarmu. Teringat olehku bagaimana bahagianya hati masing-masing dari kita saat awal perkenalan itu. Sosokmu serasa hadir di hadapanku, berikut segala canda dan senyum yang selama ini menjadi penghias kekakuan interaksi diantara kita. Namun, entah mengapa, kurasakan hal yang berbeda saat ini. Sapamu begitu jarang ku dengar, meski lewat sebuah pesan pendek di telepon selularku. Ku coba mencari tahu keadaanmu, namun diriku tak menemukan satupun berita tentangmu. Entah mengapa, kurasakan hati masing-masing dari kita seolah terasa begitu jauh, meski engkau sebenarnya berada dekat di sampingku.

Sahabatku,

Adakah perubahan yang engkau rasakan pada diriku? Sosok yang engkau kenal dulu dengan sosok yang ada saat ini? Jika sekiranya ada sikap dan kataku yang terlihat jauh berbeda, alangkah indahnya engkau utarakan kepadaku. Sungguh, diriku terbuka untuk banyak koreksi dalam langkah ini. Diriku bukanlah sosok sempurna, jauh dari cela, dan tak menginginkan perubahan. Barangkali diriku terlalu lemah untuk mengetahui dimana cela yang ada dalam diri ini. Dan barangkali dirimu melihatnya disaat diriku sendiri tidak menyadarinya.
Baca entri selengkapnya »





Kita Tidak Hidup Sendirian di Dunia Ini

10 03 2008

 

Saudaraku,

Kita hidup bukanlah untuk tujuan rendah. Sekedar tidur, terjaga, lalu mereguk segala kenikmatan dunia yang ada tanpa pertimbangan kebaikan. Begitu rendahnya nilai hidup ini jika kita hanya disibukkan oleh perlombaan dalam hal mengumpulkan harta benda, namun akhirnya melupakan kehadiran orang-orang di sekeliling yang tak beruntung dalam banyak sisi kehidupan, terlebih lupa untuk terus menetapi kebenaran dan upaya untuk terus berada dalam ketaatan kepada Allah.

Duhai Saudaraku,
Baca entri selengkapnya »





Islam: Akademi Cinta dan Kasih Sayang

3 03 2008

Love Islam

Saudaraku,
 
Siapapun pasti ingin dicintai dan mencintai. Siapapun pasti merindukan dapat mereguk sebuah cinta indah yang langgeng abadi dan menyejukkan dalam arti sebenarnya. Namun kerinduan untuk mendapatkan dan memberikan perhatian dalam sebuah wadah cinta seringkali salah arah. Kita rindu dengan sebuah keteladanan, namun terkadang kita salah dalam mengambil sosok untuk dijadikan sebagai teladan.

Lihatlah saat ini. Sebagian besar dari kita lebih mengidolakan sosok-sosok yang bukan semakin mendekatkan diri kita dengan kecintaan dan keridhoan Tuhan. Secara sadar atau tidak, sosok-sosok yang diidolakan itu malah semakin menjauhkan diri kita untuk semakin mencintai-Nya, mengenal-Nya dan meneladani utusan-Nya, Rasulullah SAW.
Baca entri selengkapnya »