Berprasangka Baik dan Lapang Dada Dalam Tiap Kejadian

Terbentangnya langit di angkasa, dengan awan sebagai hiasan, matahari sebagai penerang di siang hari, bukanlah sesuatu hal yang biasa dan tanpa makna. Bagi golongan orang-orang yang berakal (Ulil Albab) yang Alloh SWT sebutkan di dalam Al Qur’an, setiap kejadian penciptaan terdapat hikmah di dalamnya. Tak satupun kejadian yang sia-sia. Apakah kejadian penciptaan manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, serta segala yang ada di seluruh jagad raya ini merupakan tanda-tanda adanya Alloh SWT, zat yang maha memelihara segala sesuatu dengan segala kesempurnaan-Nya.

Manusia di dalam menjalani kehidupan, tentu akan berhadapan dengan berbagai permasalahan. Sungguh suatu pernyataan yang ganjal jika ada seseorang yang mengatakan bahwa ia tidak mempunyai permasalahan sama sekali. Namun, dalam hal cara menyikapi tentu terdapat banyak perbedaan. Bisa jadi, bagi sebagian orang suatu permasalahan yang menghadangnya termasuk dalam kategori ‘Berat’ , sementara bagi sebagian lainnya merupakan hal yang ‘ringan dan sederhana’ serta bisa diselesaikan dengan mudah.

Sungguh, Semua terpulang pada cara pandang bagaimana seseorang menilai dan melihat sebuah permasalahan. berprasangka baik terhadap setiap ketentuan yang singgah dalam cerita kehidupan kita serta menjadikannya hikmah yang secara tidak langsung mengajari kita, dapat semakin meringankan langkah hidup kita menjadi lebih bijaksana serta hati-hati.

Ada seorang sholeh yang berkata dalam kitabnya bahwa jika manusia menghadapi dunia dengan jiwa yang lapang, mereka akan banyak memperoleh kegembiraan yang semakin lama semakin bertambah dan semakin luas, duka yang makin mengecil dan menyempit. Selanjutnya menurut beliau, jika manusia mengatakan bahwa dunia terasa sempit baginya, sebenarnya jiwa merekalah yang sempit, bukan dunianya.

Semoga Alloh SWT memberikan kemampuan bagi kita menghadapi setiap ketentuan yang hadir dalam kehidupan kita, serta mampu berlapang dada serta berprasangka baik atasnya.

Creative Commons License
Sebuah Perenungan by Posts is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 Unported License.
Based on a work at zidaburika.wordpress.com.
Iklan

8 thoughts on “Berprasangka Baik dan Lapang Dada Dalam Tiap Kejadian

  1. asslmkm ustad,,,,,
    Sampai saat ini ana blm bisa istiqomah berprsngka baik kpd Alloh. dng blm nya kami d beri keturunan. maka sulit u mengambil hikmah dari takdir ana ini….mhn ana d motivasi. Jzkllh ustd

  2. sejuk mendapat siraman rukhani dari ustadz dalam dunia yang semangkin”panas” ini,semoga kita selalu mendapat perlindungan dan bimbingan-Nya,amien.

  3. Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala menganugerahkan rezqi kepada antum untuk bertemu beliau dan mencium tangan beliau dan kelak dikumpulkan bersama-sama beiau dan datuk beliau, Sayyidina Muhammad shollallahu ‘alaihi wasallam..aamiin Allahumma aamin.

    Syukron sudah berkunjung, saudaraku 🙂

  4. Ass…Wahai Zuriat Rasululloh,,,
    jujur.. Ulun/saya teramat ingin Mengecup Tangan Habib….!!!
    Tangan Yg Teramat Mengagung kan Guru Mulia Nya,, Al Allamah Al Arifbillah Al Habib Umar Bin Hafiz,, Seorang yg sangat Santun d sangat lemah Lembut Hatinya…

  5. Wa’alaikumussalam warahmatullah Saudaraku Awwah,

    Terima kasih atas kunjungan juga pertanyaan yang diajukan.

    Mohon maaf sebelumnya bahwa sebenarnya saya bukanlah orang yang tepat untuk memaparkan tentang apa yang saudara tanyakan. Namun, ijinkan saya untuk berbagi apa yang pernah saya dapat dari guru-guru saya.

    Saudaraku Awwah,

    Sebelum kita beramal sesuatu, pasti kita menata niat terlebih dahulu, dan akan kita tujukan kepada siapakah amal kita itu. Sudah benarkah niat kita bahwa amal yang hendak kita lakukan itu hanya karena Allah, untuk Allah dan mencari ridho Allah? atau jangan-jangan kita masih mengharap penghargaan makhluk tanpa kita sadari (na’udzubillahi min zalik)

    Menurut Ibnu Abbas, bahwa sebuah amal sudah tergolong ikhlas jika dilakukan, meski hanya terdapat 1 dari 3 hal berikut ini;

    1). Seseorang yang berniat beramal sesuatu karena untuk mendapat pahala dari Allah SWT.
    2). Seseorang yang berniat beramal sesuatu karena karena takut akan adzab Allah SWT.
    3). Seseorang yang berniat beramal sesuatu karena untuk mencari ridho Allah SWT.

    Dan tentu saja amal yang hendak dilakukan tersebut adalah amal yang didasari oleh ilmu dan dilakukan dengan cara yang benar.

    Adapun penjelasan dari guru saya yang lain, bahwa Ikhlas adalah beramal karena mencari ridho Allah, ingin dekat pada Allah atau menjalankan perintah Allah SWT.

    Jika niat kita dalam setiap amal sholeh sebagaimana yang telah dijelaskan, insya Allah kita tidak akan peduli dengan tanggapan orang lain, bagaimanapun bentuk tanggapan itu. Karena bagaimanapun pasti tetap ada yang senang ataupun tidak senang saat kita mengerjakan kebaikan, lebih-lebih sebuah perbuatan buruk. Dan bagaimanapun kita jangan pernah bermimpi bahwa semua manusia akan mencintai kita sebagaimana yang kita ingin dan bayangkan.

    Saudaraku Awwah,

    Tetaplah berbuat yang terbaik semampu yang saudara bisa lakukan selama hayat masih dikandung badan.
    Semoga penjelasan ini bermanfaat dan bisa kita terapkan dalam setiap amalan kita, khususnya bagi diri saya dan juga saudara Awwah.

    Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita taufiq dan hidayah-Nya, serta ditambahkan-Nya pada kita ilmu yang bermanfaat dan pemahaman yang jernih serta kekayaan hati…aamiin.

    Astaghfirullahal ‘azhiim,

    Wallahu a’lam bishshowwab

  6. assalamu’alaikum,
    gmn cara bisa lapang dada, saya berusaha seikhlas mungkin namun tetap ada rasa dengki….

    minta masukannya ust,
    bales lwt email jg boleh,

    syukron

  7. Alhamdulillah,

    Terima kasih juga buat Mas Hans Steven Tuie yg sudah berkunjung 🙂

    Semoga Allah SWT senantiasa membimbing lahir & bathin kita dalam keridhoan-Nya…aamiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s