Suara Seorang Pria

Duhai saudaraku para wanita,

Betapa islam telah memuliakanmu. Disaat kehadiran seorang anak perempuan tiada berharga, islam segera datang menyelamatkanmu. Betapa banyak firman Alloh yang tertuang dalam kitab suci Al Qur’an yang mengupas tentangmu.

Sungguh, begitu perhatiannya Alloh SWT atas dirimu hingga salah satu surat di dalamnya mengabadikan namamu. Seorang pria hanya mulia jika mampu memuliakanmu. Tidaklah engkau disebut kecuali sebelum nama kami setelah berbakti kepada Alloh dan Rosul. Tiga berbanding satu.

Begitu Alloh SWT menyediakan peluang bagimu untuk memperoleh keistimewaan, dunia dan akhirat. Keistimewaanmu semakin bertambah ketika engkau memasuki jenjang pernikahan. Di sana, Alloh SWT telah menyediakan lahan amal untuk engkau gali dan menanamnya dengan segala kebajikan yang berbuah surga nan indah.

Kemuliaanmu akan tampak ketika engkaupun mampu menyadari keberadaanmu di tengah kehidupan. Sungguh Kemuliaanmu terlihat ketika dirimu mampu membungkus setiap lakumu dengan memperbanyak sifat malu. Kesempurnaanmu bukanlah karena tampilan luarmu, melainkan karena akhlak budimu.

Sungguh, pakaian taqwa yang membalut tubuhmu menjadikanmu lebih terhormat dan terjaga dari berbagai gangguan orang-orang yang hina. Dan bukanlah melalui kami, seorang soleh dan solehah terlahir. Dan harapan penerus yang soleh dan solehah bukanlah sekedar harapan kecuali bermula darimu.

Tidakkah engkau tergerak untuk mengikuti bahwa ketinggian cita-cita dan rasa taqwa para wanita pendahulumu telah melahirkan banyak alim ulama, pejuang dakwah, ahli tafsir, dan banyak cendikiawan penerus perjuangan Rosul-Nya. Tiada perhiasan yang paling indah di dunia selain kesolehan dirimu.

Tak tergerakkah hatimu untuk membahagiakan Rosululloh? Yang begitu khawatirnya akan dirimu hingga beliau membisikkan namamu untuk senantiasa di jaga dengan hormat dalam pesan terakhirnya sebelum kematian.

Duhai saudaraku para wanita,

Sungguh engkau merupakan cerminan akhlak sebuah bangsa. Engkaulah tiang negara. Bantulah kami untuk menegakkan dengan kokoh tiang itu, sebagai wujud kecintaanmu terhadap Alloh SWT dan Rosululloh SAW.

Creative Commons License
Sebuah Perenungan by Posts is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 Unported License.
Based on a work at zidaburika.wordpress.com.
Iklan

3 thoughts on “Suara Seorang Pria

  1. membaca posting tiap posting, saya seperti dicambuk! Begitu banyak hal yang kadang lewat tanpa makna di hidup kita.

  2. make my heart so melt…hehe ^_^
    semoga qta bisa sama2 menjadi orang” shaleh yg dicintaiNya
    baik itu perempuan maupun laki2
    ayooo sama2 bangun “indonesiaku tercinta” menuju akhlak yg mulia dan sejahtera karena berkah dariNya

    insyaallah
    amien ya rabbal alamin …

    keep fighting!!

  3. Thanks Bro… Thanks buat postingan yang telah membuat seluruh wanita di dunia ini merasa tersanjung…
    Terima kasih juga buat semua kaum adam yang mampu memandang wanita seperti pandangan penulis..

    Alhamdulillahirobbil ‘alamiin….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s