Tebarkan Salam

Begitu banyak nilai-nilai dalam islam yang pada hari ini semakin terasa asing bila diterapkan dalam kehidupan. Salah satu contohnya adalah menebarkan salam antar sesama saudara kita yang muslim. Jikapun mampu diterapkan, itupun hanya sebatas terucapkan pada orang-orang yang kita kenal.

Sadarkah kita bahwa setiap muslim sesungguhnya bersaudara? Mungkin banyak dari kita yang lebih akrab dengan ucapan “Selamat pagi, selamat siang, ataupun selamat malam”. Padahal ucapan-ucapan tersebut jauh dan kering dari semangat persaudaraan jika dibandingkan dengan ucapan salam dalam islam, yakni “Assalamu’alaikum”.

Ucapan salam dalam islam sesungguhnya merupakan do’a seorang muslim terhadap saudara muslimnya. Tiap muslim sesungguhnya diikat dalam persaudaraan karena aqidah, tanpa melihat latar belakang etnis maupun status sosial. Umat islam itu ibarat satu tubuh, jika satu bagian merasakan sakit, maka bagian tubuh lainnya juga ikut merasakan dampaknya. Namun rasa kebersamaan, persaudaraan serta kasih sayang tidak akan lahir diantara umat islam ketika nilai-nilai termulia dari islam, seperti ucapan salam tidak mampu di amalkan dalam kehidupan.

Diriwayatkan bahwa Rosululloh SAW dalam salah satu haditsnya bersabda, ” Demi yang jiwaku dalam genggaman-Nya, Kamu tidak dapat masuk surga kecuali harus beriman. dan tidak beriman kecuali harus saling menyayangi. Maukah aku tunjukan sesuatu yang bila kamu lakukan niscaya kamu saling berkasih sayang? Tebarkanlah salam diantara kamu.” (HR. Muslim).

Selain hadits tersebut, masih banyak hadits Rosululloh SAW yang menerangkan tentang keutamaan ucapan salam ini, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, bahwasanya Rosululloh SAW pernah bersabda, “Orang yang paling dekat dengan Alloh SWT ialah yang memulai memberi salam terlebih dahulu.”

Namun, janganlah jadikan ucapan salam hanya sekedar ucapan layaknya ucapan selamat pagi ataupun selamat siang, yang terucap tanpa penjiwaan serta dibarengi ruh kasih sayang dan persaudaraan di dalamnya, karena sesungguhnya Assalaam merupakan nama dari nama-nama Alloh SWT yang diletakkan di bumi. (HR. Bukhari)

Creative Commons License
Sebuah Perenungan by Posts is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 Unported License.
Based on a work at zidaburika.wordpress.com.
Iklan

15 thoughts on “Tebarkan Salam

  1. Assalamu’alaikum Wr.Wb….
    Semoga rahmat Allah selalu tercurahkan untuk kita semua……
    Amin,,,,,

    Wa’alaikumussalam wr wb Mas Ramdan,
    Amin Allahumma amin..Terima kasih telah sudi berkunjung. Salam silaturrahim 🙂

  2. @ Yon’s Revolta

    Alhamdulillah, terima kasih usdah berkunjung. Namun jika berkenan, alangkah akrabnya jika memanggil saya dengan sebutan “Sahabat” saja…. 🙂

  3. @ Nico Wijaya & ***

    Wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh…

    Semoga dibalas oleh Alloh SWT dengan balasan yg lebih baik 🙂

  4. wa’alaikumussalam .. amin.. jazakallah atas doanya.. Abdullah bin Mas’ud adalah sahabat yang paling gemar menebarkan salam .. dia pernah datang ke pasar hanya untuk menebarkan salam 🙂 ttg anak Khalifah Harun Ar Rasyid nanti di posting deh.. insya Allah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s