Kenikmatan Yang Terbimbing

Ketika nikmat penglihatan diberikan sempurna oleh Allah SWT, siapapun mampu dengan jelas memandang apa yang ingin dipandang. Kita bisa melihat segala keindahan alam ini, mulai dari pepohonan, indahnya tatanan langit yang terhias awan-awan yang sesekali dilintasi burung-burung yang beterbangan. Kita juga bisa menyaksikan keindahan birunya lautan yang luas dengan riak gelombangnya, putihnya pasir ditepinya, belum termasuk saat kita lebih menyelam ke dalamnya, dengan segala keindahan yang dikandung oleh lautan membuat kita terpesona dan tak mampu melukiskannya dengan kata-kata.

Sesungguhnya Allah SWT Maha Indah dan menyukai keindahan. Dialah dzat yang maha sempurna dengan segala ciptaan-Nya. Dialah dzat yang menjadikan mata kita dapat melihat dengan jelas tanpa hambatan, menjadikan telinga kita mampu mendengar dengan jernih merdunya suara kicauan burung, menjadikan kulit kita mampu merasakan panas dan dinginnya cuaca, yang memberi akal kepada kita sehingga mampu berpikir dengan baik, memberikan kita hati yang dengannya kita mampu bertimbang tentang perkara yang baik dan yang buruk.

Sungguh merupakan sebuah kenikmatan ketika kita tidak dijadikan sebagai seseorang yang buta warna, yang tidak bisa membedakan antara warna yang satu dengan yang lain, seperti biru dengan hijau, tidak dijadikan-Nya buta hati, yang tidak dapat membedakan antara hak dengan batil.

Beruntunglah bagi orang yang hatinya telah terbimbing, paham akan hal apa saja yang harus ia ambil dan tinggalkan, yang bermanfaat dan sia-sia, yang menyelamatkan dan yang menyengsarakan, yang selalu bertindak berdasarkan timbangan rasa keimanan dalam setiap langkah hidupnya dan diberikan kekuatan dan petunjuk oleh Allah untuk melakukannya. Mata, telinga, lidah, hati, akal dan segala anggota tubuhnya tunduk dan patuh pada aturan-aturan-Nya dan bukan tunduk kepada hawa nafsunya.

Creative Commons License
Sebuah Perenungan by Posts is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 Unported License.
Based on a work at zidaburika.wordpress.com.
Iklan

3 thoughts on “Kenikmatan Yang Terbimbing

  1. Salam kenal…(Indonesia)
    Numpang promosi nih!
    Ada yg mau kuliah dengan beasiswa? Belajar Wirausaha?
    Main ke blog kampusku – Makasih ya!

  2. Meskipun mataku minus, tapi aku bersyukur masih bisa menikmati indahnya ciptaanNya….

    @zidaburika ;

    Iya benar, bagaimanapun pemberian Allah SWT, sudah sepatutnya kita harus bersyukur. Seorang yang buta warna yang saya tulis disini bukan berarti tidak beruntung, itu hanya kiasan bagi yang tidak bisa membedakan antara kebenaran dan kebatilan. Alhamdulillah, sekiranya kita terbimbing untuk menggunakan setiap anugerah nikmat dari-Nya (sedikit atau banyak) dalam rangka ketaatan… 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s