Rasa Takut Sayyidina Abu Bakar Ashshiddiq r.a.

Hari ini, tidak sedikit dari kita dengan mudahnya saling mencaci maki antar sesama. Tanpa berpikir panjang, dengan mudahnya, dari lidah kita keluar kata-kata umpatan dan sumpah serapah pada orang yang tanpa sengaja menumpahkan minuman di baju kita. Dan tidak sedikit di hari ini kita telah menjadi biang perpecahan persatuan dan kesatuan dikarenakan kata-kata yang terucap dari bibir kita.

Marilah sejenak kita tapaki kembali sejarah abadi, kisah salah seorang dari Khulafaur Rasyidin, Sayyidina Abu Bakar Asshiddiq r.a., salah seorang sahabat Rasulullah SAW yang dikabarkan oleh Rasulullah SAW sendiri menjadi orang pertama dari umatnya yang pertama masuk surga.

Begitu besarnya rasa takut Sayyidina Abu Bakar Asshiddiq terhadap hari pembalasan dan penghitungan segala amal manusia, sehingga beliau sampai berkata, “Seandainya aku menjadi batang pohon yang ditebang”, atau “seandainya aku menjadi rumput yang dimakan hewan” atau “seandainya aku hanya menjadi rambut seorang mukmin”.

Dikisahkan juga, suatu ketika beliau pernah berada dalam sebuah taman. Disaat itu beliau melihat seekor hewan yang sedang duduk. Kemudian sambil menarik nafas beliau berkata, “Wahai hewan, alangkah nikmat hidupmu. kamu makan, minum dan berkeliaran di bawah pepohonan, tetapi di akhirat tidak ada hisab bagimu. Andaikan Abu Bakar menjadi sepertimu”.

Pada suatu ketika dikisahkan bahwa seorang sahabat Rasulullah, Rabi’ah Aslami r.a. pernah berselisih paham dengan sayyidina Abu Bakar Asshiddiq. Dalam kesalah pahaman itu, sayyidina Abu Bakar telah berbicara kasar kepada Rabi’ah Aslami r.a. yang akhirnya hanya mendiamkannya saja saat itu. Sewaktu Sayyidina Abu Bakar menyadari kesalahannya, ia pun berkata kepada Rabi’ah Aslami, “Ucapkanlah kata-kata kasar kepadaku, sehingga menjadi balasan bagiku”. Namun, apa yang diinginkan oleh Sayyidina Abu Bakar ditolak oleh Rabi’ah Aslami.

Sayyidina Abu Bakar pun berkata, “Kamu harus mengucapkannya, jika tidak akan kuadukan pada Rasulullah SAW”. Rabi’ah tetap tidak menjawab apapun, sehingga Sayyidina Abu Bakar Asshiddiq pun akhirnya beranjak pergi meninggalkan Rabi’ah. Saat itu, beberapa orang Bani Aslam yang menyaksikan kejadian tersebut berkata, “Orang ini aneh sekali. ia sendiri yang memulainya, dan ia sendiri yang mengadukannya kepada Rasulullah SAW”.

Rabi’ah pun berkata, “Tahukah kamu siapa dia? Dialah Abu Bakar. Jika ia marah, Rasulullah SAW tentu akan marah kepadaku. Dan murka beliau adalah murka Allah SWT. Jika begitu, siapakah yang dapat menyelamatkan kehancuran Rabi’ah?. Akhirnya, Rabi’ah Aslami pergi menemui Nabi Muhammmad SAW, lalu menceritakan kejadian yang ia alami bersama Sayyidina Abu Bakar. Saat itu, Rasulullah pun bersabda, “Baik, benar kamu tidak membalas dan tidak menjawabnya, tetapi sebaiknya kamu berkata, “Semoga Allah memaafkanmu wahai Abu Bakar”.

Itulah keteladanan seorang sahabat Rasulullah SAW, Sayyidina Abu Bakar Asshiddiq r.a., yang rasa takut dan khawatirnya akan balasan di akhirat begitu besar, walau untuk sebuah kalimat yang sepele yang beliau ucapkan, sehingga beliau sendiri meminta dibalas kembali oleh orang yang disakitinya.

Saat ini, sudah sejauh mana rasa takut kita terhadap Allah dan hari pembalasan untuk setiap ucapan kasar yang kita lontarkan hingga akhirnya mengoyak hati orang lain?

Creative Commons License
Sebuah Perenungan by Posts is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 Unported License.
Based on a work at zidaburika.wordpress.com.
Iklan

6 thoughts on “Rasa Takut Sayyidina Abu Bakar Ashshiddiq r.a.

  1. contohlah beliau, untuk memperbaiki amalan kita yang selama ini kurang atau mungkin tidak ada sama sekali. Wasslm Wr.Wb

    ====
    alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh…

    insya Allah…amin Allahumma amin..

  2. Assalamualaikum,

    Jalan-jalan dalam pengembaraan-koe…
    eh…keblasuk di Blog Ini,…Siiipp.
    Terus berkarya Mas/Pak.

    salam kenal
    Nggelesod…menyimak..mencermati…mencoba memehami

    Wa’alaikumussalam,
    Alhamdulillah..insya Allah mas, doakan saya 🙂 . Salam kenal kembali dan terima kasih sudah berselancar di ruang ini 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s