Mencintai Nabi Muhammad SAW

masjid-nabawi.jpg

Jika kita menyukai dan mencintai sesuatu, pasti kita akan sering menyebut sesuatu itu. Bahkan kita akan berusaha untuk menjaga keadaan dari sesuatu yang kita cintai itu dengan baik. Apapun akan kita persembahkan demi sesuatu tersebut. Ketika kita menjadikan perabotan rumah tangga sebagai salah satu hal yang kita suka dan cintai, kita pasti akan senantiasa merawatnya, acapkali membersihkannya, menatanya dengan rapi serta senantiasa menjadikannya sebagai salah satu perhatian utama. Sesuatu pembicaraan dan tulisan yang bernuansa seputar masalah perabotan akan menjadi sangat menarik dan jadi perhatian utama kita. Benar bukan?

Lanjutkan membaca “Mencintai Nabi Muhammad SAW”

Manusia, Makhluk Yang Hanya Menumpang Di Bumi Allah SWT!

Fitrah manusia pasti akan mencintai kebaikan dan sangat membenci keburukan serta perbuatan maksiat. Namun terkadang, seorang manusia tidak mampu untuk mengendalikan hawa nafsu yang lebih banyak menjerumuskan dirinya dalam perbuatan buruk. Sungguh, peran keimanan begitu besar dalam langkah hidup seseorang. Iman yang benar dan baik pasti akan mengarahkannya pada perbuatan baik, dan lemahnya iman akan menjadikannya cenderung terjatuh dalam kemaksiatan. Merasakan kehadiran Allah SWT dalam setiap gerak kehidupan kita, yang lebih banyak lalai dan terkungkung hawa nafsu, merupakan sebuah langkah yang harus diambil, karena dimanapun kita berada, pasti Allah SWT Maha Menyaksikan.
Lanjutkan membaca “Manusia, Makhluk Yang Hanya Menumpang Di Bumi Allah SWT!”

Berlomba-lomba Dalam Kebaikan dan Perbaikan

hamba.jpg 

Anugerah kehidupan yang kita dapatkan bukanlah merupakan sebuah perkara yang kecil. Dapat kembali terjaga dipagi hari yang cerah adalah sebuah hadiah kesempatan bagi kita untuk kembali memperbaharui keimanan dan ikrar untuk senantiasa melangkah dalam taat kepada Allah SWT, bersama rasa syukur dalam wujud amal perbuatan baik. Waktu-waktu yang terbentang menjadi sarana yang menghantarkan diri kita dalam menggapai rahmat dan keridhoan-Nya.
Lanjutkan membaca “Berlomba-lomba Dalam Kebaikan dan Perbaikan”

Rendah Hati

Hari ini, tidak sedikit dari kita yang cenderung ingin diperlakukan istimewa dihadapan orang banyak. Dipuji, disanjung dan dibanggakan dihadapan orang banyak menjadi sebuah kenyamanan dan akrab dalam keseharian. Ketika tiba saatnya diri dikritik, diberi saran membangun, diperlihatkan kesalahan dan kekurangan diri, hati kita terluka dan muncul perasaan tidak terima dalam hati. Semua hal yang kita lakukan selalu kita anggap benar tanpa kekhawatiran telah terjadi kesalahan dan kekurangan.

Ketika sudah memegang suatu jabatan yang tinggi dalam suatu pemerintahan misalnya, terkadang kita enggan untuk melakukan hal-hal diluar kebiasaan yang dilakukan sebagai seorang yang memegang kedudukan tinggi. Sekedar ikut empati dan merasakan suasana pekerjaan yang dilakukan oleh orang-orang golongan bawah saja terkadang terkesan canggung. Lain cerita jika sebagian dari kita yang mengistimewakan seseorang tanpa ia mau dan inginkan dikarenakan ketokohan, keilmuwan serta dedikasi mulianya dalam kehidupan agama, berbangsa dan bernegara.
Lanjutkan membaca “Rendah Hati”

Teruslah Melangkah dan Berbuat Yang Terbaik!

sebrangi-dahulu.jpg

Setiap mukmin pasti berharap senantiasa dapat menjalani kehidupan ini diatas landasan aturan-aturan Allah SWT dan Rasul-Nya SAW. Perbuatan baik baginya merupakan kebahagiaan, sedangkan perbuatan buruk dan maksiat baginya merupakan kesengsaraan lahir dan batin. Tidak gampang memang untuk senantiasa berada dan istiqomah dalam melanggengkan perbuatan baik.

Tarikan hawa nafsu dan bisikan-bisikan keingkaran serta kemalasan selalu saja lebih kuat menahan banyak langkah untuk senantiasa terus melanggengkan perbuatan baik.
Jika dalam suatu kesempatan terlintas bisikan yang seolah menyuarakan bahwa diri harus menghentikan segala kebiasaan baik yang sudah mendarah daging dan melekat pada diri, maka tepat disaat itu sebuah perjuangan sesungguhnya sedang dimulai. Lanjutkan membaca “Teruslah Melangkah dan Berbuat Yang Terbaik!”

Dunia dan Sajian Menunya

bumi-mu.jpg

Bayangkanlah barang sejenak sekiranya sudah tidak ada lagi orang-orang yang peduli dengan nasib lingkungannya. Sudah tidak mau ambil pusing untuk saling bernasihat dalam menetapi perbuatan baik. Setiap nasihat yang datang hanya dianggap angin lalu. Yang ada hanya saling sikut, foya-foya dan pesta pora tiada henti untuk memuaskan nafsu birahi. Betulkah bentuk dunia seperti ini yang kita dambakan? Akankah tercipta keharmonisan dan keselarasan dengannya?Tidakkah ada rasa prihatin dalam diri kita ketika melihat kondisi lingkungan sekitar kehidupan saat ini, baik di dunia nyata ataupun di dunia maya?

Lanjutkan membaca “Dunia dan Sajian Menunya”

Bangkitlah Saudaraku!

Bangkitlah!

Jangan biarkan arus kehidupan yang melenakan menghanyutkanmu dalam kelalaian tiada henti. Bangkit dan berbuatlah yang terbaik karena setiap detik terlalu berharga jika terbuang percuma hanya untuk sekedar tangisan ketiada berdayaan. Bangkitlah dengan semangat membara, karena setiap perbuatan baik tak akan disia-siakan oleh-Nya.

Teruslah bekerja dengan semangat dan niat yang terjaga.
Janganlah takut untuk senantiasa memberi. Janganlah ragu untuk terus melangkah disisi hari-hari. Teruslah berada di jalur upaya perbaikan diri. Jangan terkecoh dengan kesempurnaan lahiriah, pujian makhluk, sehingga engkau akhirnya melupakan begitu banyak cela-cela dalam diri yang mesti ditutupi, diperbaiki dan ditata rapi kembali. Janganlah pernah terpancing dengan kepalsuan pribadi, kata-kata keji dan segala caci maki yang dihembus oleh hati-hati yang dengki. Lanjutkan membaca “Bangkitlah Saudaraku!”