Kembalilah, Duhai Jiwa Yang Fitrah

Tiada untungnya jika engkau terus bersembunyi dibalik kata-kata manis yang terlontar dari bibir guna menutupi setiap kebobrokan diri. Berlindung dari cela ketika keburukan begitu banyak berkarat menyelimuti hati. Dengan rajutan kata-kata manis, seolah telah engkau cipta usaha untuk memalingkan perhatian setiap orang yang engkau ketuk dan lari mencari pembenaran atas setiap kebodohan yang engkau rajut.

Engkau senantiasa membungkus setiap langkah dengan banyak topeng kepalsuan. Sikap yang seolah teladan engkau tunjukkan ke permukaan. Segudang nasehat engkau tebarkan, namun engkau lupakan diri sendiri. Masihkah tak engkau sadari, sudah sebanyak apa benih-benih kotoran hati, nyata engkau semai hari demi hari? Sudah sebanyak apakah kata yang engkau rajut hanya untuk menumbuhkan citra diri dan bukan keridhoan ilahi?

Jujurlah wahai hati. Tak cukup waktu lagi engkau bersembunyi. Terlupakah engkau untuk segera kembali? Kembali dalam pangkuan Rahmat dan kasih ilahi, yang dengan-Nya tiada lagi kenikmatan melebihi. Yang dengan-Nya tiada lagi kekesatan yang melingkupi. Dan sungguh, yang dengan-Nya hanya kerinduan yang terbentang terukir semakin dalam untuk haru menyambut setiap panggilan cinta-Nya.

Kembalilah duhai jiwa yang fitrah. Kembalilah untuk langgengkan persaksianmu dahulu. Bahwa tiada sesuatupun yang akan engkau sembah selain dzat hakiki yang telah menciptakan dirimu. Dzat yang engkau tuju pasti di akhir hayatmu.

Creative Commons License
Sebuah Perenungan by Posts is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 Unported License.
Based on a work at zidaburika.wordpress.com.
Iklan

7 thoughts on “Kembalilah, Duhai Jiwa Yang Fitrah

  1. Mohon maaf jika ada kesalahan selama ini. semoga Alloh bersihkan dosa-dosa kita di Ramadhan ini

    .

    Sama-sama Mas Saif. Semoga bersih hati menjadi modal awal bagi kita semua untuk memasuki Romadhon barokah kali in..Insya Allah

  2. Ya Alloh, sungguh banyak dosa-dosa kami, kami mohon ampun ya Alloh. Jika Engkau tidak berkenan menerima hamba yang kotor ini, maka kemana lagi Wahai Yang Maha Pengasih, kami harus menghadap.

    Mohon maaf jika ada kesalahan selama ini. semoga Alloh bersihkan dosa-dosa kita di Ramadhan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s