Teruslah Melangkah dan Berbuat Yang Terbaik!

sebrangi-dahulu.jpg

Setiap mukmin pasti berharap senantiasa dapat menjalani kehidupan ini diatas landasan aturan-aturan Allah SWT dan Rasul-Nya SAW. Perbuatan baik baginya merupakan kebahagiaan, sedangkan perbuatan buruk dan maksiat baginya merupakan kesengsaraan lahir dan batin. Tidak gampang memang untuk senantiasa berada dan istiqomah dalam melanggengkan perbuatan baik.

Tarikan hawa nafsu dan bisikan-bisikan keingkaran serta kemalasan selalu saja lebih kuat menahan banyak langkah untuk senantiasa terus melanggengkan perbuatan baik.
Jika dalam suatu kesempatan terlintas bisikan yang seolah menyuarakan bahwa diri harus menghentikan segala kebiasaan baik yang sudah mendarah daging dan melekat pada diri, maka tepat disaat itu sebuah perjuangan sesungguhnya sedang dimulai.

Hal itu merupakan sebuah sinyal, bahwa ujian atas keistiqomahan telah datang siap menghadang dan bisikan hawa nafsu yang tidak baik tengah berhembus dengan kencang. Hal yang lumrah, jika rasa bosan terkadang menghampiri banyak orang saat melakukan rutinitas yang sama setiap harinya, karena tidak bisa dipungkiri, bahwa manusia merupakan makhluk dinamis yang menyenangi variasi dalam melakukan setiap aktifitas. Selalu saja datang rasa tidak betah, gerah yang sekaligus menghantarkannya pada titik jenuh yang mengakibatkan sebuah keadaan terhenti.

Namun sadarilah, bahwa tidak ada hal yang sepele dan sia-sia dalam hidup ini sebagaimana Allah SWT menciptakan seekor nyamuk yang kecil. Kita tidak akan mampu menghargai hal-hal yang besar, jika sekiranya kita selalu saja menganggap perbuatan kecil yang kita lakukan tiada bernilai. Jika sekiranya hal-hal yang baik sudah dijadikan kebiasaan dan menjadi bagian yang tidak terlepas dalam kehidupan keseharian, meskipun kecil dalam pandangan manusia, namun insya Allah disisi Allah merupakan sebuah perkara yang tidak kecil dan dicintai.

Sungguh, kemanisan yang dirasakan dari keistiqomahan amal-amal baik yang sedikit itu baru terlihat dan disadari ketika amal-amal baik yang telah menjadi kebiasan itu ditinggalkan, baik disengaja ataupun tidak. Akan timbul di hati sebuah rasa kehilangan dan penyesalan yang mendalam, seakan-akan telah kehilangan sesuatu yang paling dicintai, dinanti, yang telah menjadi bagian dalam diri.

Oleh karena itu, jangan pernah berhenti melangkah jika jembatan yang akan mengantarkan kita pada tujuan utama belum sempat terlalui. Jangan berhenti menebar benih dan menanam walau hanya sebiji gandum, meskipun esok akan kiamat. Teruslah melangkah dan berbuat yang terbaik dalam hidup ini dengan senantiasa meluruskan niat serta berharap petunjuk, kekuatan, bimbingan, rahmat, ampunan dan ridho dari Allah SWT.

Creative Commons License
Sebuah Perenungan by Posts is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 Unported License.
Based on a work at zidaburika.wordpress.com.
Iklan

3 thoughts on “Teruslah Melangkah dan Berbuat Yang Terbaik!

  1. selalu berniat untuk berbuat yang baik baiksaja.tentang balasannya urusan Yang Maha Kuasa , Jangan sampai ada buruksangka , aku sudah berbuat banyak kebaikan tetapi kok masih begini begini saja. menurut ukurannya sendiri, Mungkin Tuhan mempunyai ukuran lain. wallahu ‘Alam .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s