Rendah Hati

Hari ini, tidak sedikit dari kita yang cenderung ingin diperlakukan istimewa dihadapan orang banyak. Dipuji, disanjung dan dibanggakan dihadapan orang banyak menjadi sebuah kenyamanan dan akrab dalam keseharian. Ketika tiba saatnya diri dikritik, diberi saran membangun, diperlihatkan kesalahan dan kekurangan diri, hati kita terluka dan muncul perasaan tidak terima dalam hati. Semua hal yang kita lakukan selalu kita anggap benar tanpa kekhawatiran telah terjadi kesalahan dan kekurangan.

Ketika sudah memegang suatu jabatan yang tinggi dalam suatu pemerintahan misalnya, terkadang kita enggan untuk melakukan hal-hal diluar kebiasaan yang dilakukan sebagai seorang yang memegang kedudukan tinggi. Sekedar ikut empati dan merasakan suasana pekerjaan yang dilakukan oleh orang-orang golongan bawah saja terkadang terkesan canggung. Lain cerita jika sebagian dari kita yang mengistimewakan seseorang tanpa ia mau dan inginkan dikarenakan ketokohan, keilmuwan serta dedikasi mulianya dalam kehidupan agama, berbangsa dan bernegara.
Continue reading “Rendah Hati”