Berhitung Dalam Setiap Tarikan Nafas

Hari berganti hari, bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun. Begitu cepat waktu berlalu saat ini sesingkat tidur malam kita yang seolah hanya sekejap kedipan mata padahal sesungguhnya menghabiskan waktu berjam-jam lamanya. Coba kita berhenti sejenak untuk melakukan perhitungan. Dalam setiap detik yang kita lalui, hal apakah yang lebih banyak mengisi waktu-waktu kita?

Dalam setiap putaran roda sepeda motor yang kita pacu kencang di awal pagi sewaktu berangkat ke tempat kerja, dalam angka ribuan kilometer yang ditunjukan oleh speedometer, dalam sepanjang perjalanan kita itu, sudahkah kita hiasi dengan dzikrullah? Sudahkah kita hiasi dengan banyak kalimat istighfar dan permohonan ampun kepada Allah SWT atas segala kelalaian dan kealfaan kita pada waktu-waktu yang telah berlalu yang banyak berisi dengan ketidak taatan, penangguhan niat baik yang kita patri di hati, serta segala hal yang tidak Allah sukai.

ice_climbing1.jpg

Masihkah kita berpikir memiliki esok hari sedangkan kepastian hanya milik Allah? Masihkah kita berkeyakinan menikmati segar dan sejuknya esok hari? Masihkah kita simpan saja segala niatan untuk berbuat baik untuk nanti dan bukannya diwujudkan hari ini? Jika setiap hirupan nafas mengharuskan kita untuk membayarnya dengan tunai, adakah kita akan menjadikannya dalam kesia-siaan dan ketidak seriusan? Tentu kita akan berhitung, karena tidak akan sedikit biaya yang mesti kita keluarkan untuk itu. Perhitungan matematis kita akan bermain disana.

Kita tidak bersedia untuk menjadi bagian orang yang merugi, layaknya seorang pedagang yang ingin memetik keuntungan dalam setiap barang dagangannya. Dalam setiap nafas ada tasbih, bukan caci dan maki untuk setiap harapan yang tak terpenuhi. Dalam setiap diam ada dzikir, bukan pikir dan angan akan harapan hidup abadi menikmati kesenangan duniawi. Jika seperti ini kesadaran kita, masihkah kita berjalan lambat untuk kembali? Kembali berserah diri kepada-Nya.

Kembali membulatkan tekad dan berjanji pada diri sendiri untuk tidak bermaksiat lagi kepada-Nya. Kembali menghiasi segenap detik dan menit yang masih terbentang dalam berbaik sangka atas setiap ketentuan-Nya, berbaik sangka pada setiap makhluk-Nya dan kembali berjalan dipermukaan bumi sesuai dengan aturan dan rambu-rambu-Nya serta bijak dalam menangkap hikmah setiap bentuk ciptaan-Nya.

Creative Commons License
Sebuah Perenungan by Posts is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 Unported License.
Based on a work at zidaburika.wordpress.com.
Iklan

6 thoughts on “Berhitung Dalam Setiap Tarikan Nafas

  1. Bener banget Ustz.Fakhrurrozy, memang kehidupan berputar sekali, dan tak seorangpun tahu kapan langkah kan berhenti, jangan menggantungkan harapan pada hari esok yang samar, tancapkan hari ini…sebagai tonggak perjuangan menuju sukses dan bahagia dunia akhirat. makasih ya sdh mampir ke blogku, aku isi buku tamu tdk bisa, kenapa? padahal sdk kucoba beberapa kali. pokoke sukses slalu. salam tuk keluarga.

  2. @ Fatma
    Insya Allah…Amin

    @ Tukang Avatar
    Alhamdulillah…sama2 ๐Ÿ™‚

    @ Tic
    ‘alaikumussalam wr wb,
    Alhamdulillah saya sihat wal afiah. Amin..insya Allah.
    Iya sahabat, maklumlah. Terkadang-kadang kita begitu. Kadang iman naik & kadang turun. Sebagaimana kisah sahabat Rasulullah SAW, Hanzhalah (Saya rase antum dah tahu ceritanya ๐Ÿ™‚ ). Mari kita bermohon bersama agar setiap langkah kita, setiap tarikan nafas kita senantiasa dalam hal2 yg Allah SWT ridhoi…Insya Allah.
    Salam aidil fitri kembali. Maaf zahir batin ๐Ÿ™‚

  3. assalamualaikum…sahabatt…pekabarr anta…? moga sehat dan senantiasa dlam lindungan ALLAH SWT…

    sahabatt perkara yang sahabatt kata kan diatas itu benarr..tp sahabattt… ana sendiri..hanya sebentarrr saja ana ingat…nnt ana lupa…? arap anta bleh bagi nasihat buat ana…

    salam aidilfitri..maaf zahir dan batin…

  4. Dengan kita selalu mengingat setiap tarikan nafas adalah semakin dekat dengan ajal, Insya Allah kita akan takut untuk berbuat maksiat dan senantiasa berdzikir kepadaNya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s