Alam-Mu Hiburanku…

SenjaRasa lelah duduk sepanjang hari ini membuatku beranjak dan melangkah sejenak keluar ruang kerjaku. Ku buka pintu, lalu sejenak ku pandangi langit senja yang memberi tanda masuknya kegelapan malam. Cuaca memang tengah mendung saat itu. Gumpalan awan hitam berjalan berputar dalam hembusan tiupan angin semilir yang sejuk membelai kulitku.

Lalu, ku alihkan pandanganku. Ku lihat diantara dahan-dahan pepohonan yang lebat daunnya. Ternyata, Daun-daun menari dihadapanku sambil tersenyum dengan manjanya. Ceria, meski mereka tak mampu beranjak dari tempatnya. Luapan kegembiraan mereka seolah tertular padaku, bukan hanya membuatku tersenyum, ternyata lebih dari itu.

Sungguh, aku begitu haru, rindu tak terucap. Yang ada hanya gumam, diam, tak tertahan. Sungguh, begitu jelas kebesaran-Mu ya Allah. Dalam setiap detik kehidupan ini. Dalam setiap inchi ukuran bumi-Mu. Dalam setiap warna kulit makhluk ciptaan-Mu. Kemanapun ku hamparkan pandangan, ku melangkah berjalan, sungguh yang ku lihat hanya bentuk kasih dan sayang-Mu…

Creative Commons License
Sebuah Perenungan by Posts is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 Unported License.
Based on a work at zidaburika.wordpress.com.
Iklan

6 thoughts on “Alam-Mu Hiburanku…

  1. Semua yang ada di langit dan bumi terdapat tanda2 ciptaan ALLAH bagi orang yang sennatiasa bertafakur. Semoga kita termasuk orang2 yg senantiasa men-tafakuri kebesaran Allah. Amin

    Insya Allah…Amin

  2. Melihat alam yang indah, terasa bahwa kita hanya manusia yang tak berarti, dibanding dengan keagungan Nya.

    Melihat alam yang indah juga membuat hati damai, segala lelah dan kesal menghilang bersama panorama yang makin memukau.

  3. assalamu’alaikum wr wb.

    afwan…afwan ya pak, selama ini komen2 saya sukanya menggurui terus..
    afwan…
    saya baru sadar, saya suka maksa, komen yang seakan – akan saya adalah yang paling pintar, afwan……..

    wa’alaikumussalam wr wb, mengurui? Insya Allah tidak begitu yg saya tangkap. Tidaklah salah sekiranya ingin berbagi wawasan atau ilmu, karena saya juga bukan orang pintar :mrgreen:

  4. Aku teringat ketika masih kecil dulu .. waktu masuk duduk di bangku SD. Setiap hujan, saya suka memandangi tetes2 air hujan yang jatuh ke bumi dan mengikuti alur2an pagar kawat didepan rumah. Seperti kaca kecil2 yang mengalir berarak2an .. sampai menyentuh bumi kemudian hilang, meresap kedalamnya.

    Kenangan itu selalu melekat hingga sekarang. Setiap kali awan mendung mengantung dilangit. Aku selalu teringat masa kecil ku itu. Butir2 hujan .. kecil dan kemilau, dan telah memberikan kehidupan manusia yang menghuni muka bumi ini. Tapi .. mengapa banyak manusia mendustakan nikmat Allah tersebut??

  5. assalamualaikum…

    maaf komentar yang bukan pada tempatnya disini. Untuk menampilkan favicon sebenernya bisa menggunakan layanan dr myfavatar.com, namun kini layananya masih bermasalah, untuk itu ada tipsnya mengunggahnya di googlepages. keterangan lebih lanjut : http://edittag.blogspot.com/2007/10/web-tricky-way-to-set-up-favicon-to.html

    untuk pemasangan di wp.com kemungkinan terhalang oleh ketidakbebasan mengedit html didalamnya.

    Wa’alaikumussalam, iya nggak apa2 mas 🙂 . Terima kasih utk penjelasannya 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s