Kerisauan Yang Semestinya

morning-clouds

Saudaraku,

Tidakkah kita merasa malu, bahwa Allah SWT senantiasa memanjakan diri kita setiap hari? Hampir seluruh kebutuhan kita terpenuhi tanpa terkecuali, meski mungkin pengabdian dan bakti kita kepada-Nya sering kali tertatih dan jauh dari nilai yang layak dalam pandangan-Nya. Barangkali tidak sedikit pula dari ibadah yang kita lakukan hanya sebatas sekedar memenuhi kewajiban, dan bukan didorong keinginan untuk terus menjaga irama kedekatan dan rasa kehambaan kita kepada-Nya agar senantiasa indah.

Saudaraku,

Betapa banyak waktu yang seharusnya kita pergunakan untuk hal yang bermanfaat, namun seringkali kita sia-siakan dan terbuang percuma untuk perdebatan, yang akhirnya lebih cenderung menyuburkan rasa egoisme diri yang semakin merajai hati, dan kita pun tak pernah merasa takut dan risau akan masa depan kita di akhirat nanti. Betapa risaunya kita akan berkurangnya harta, namun jarang sekali kita merisaukan tentang sedikitnya bekal “pulang” kita nanti, dikarenakan lebih sibuk melihat dan membongkar aib saudara kita sendiri.
Lanjutkan membaca “Kerisauan Yang Semestinya”