Rasa Yang Tak Terangkul Kata

Seharusnya engkau tahu
Dua rasa tak akan menyatu
Dalam hati yang dimabuk rindu

Tak bisakah engkau berlalu
Sembari ku nikmati rasa itu?

Rasa yang tak ingin ku padu
Dengan rasa apapun selain rindu

Ketika rindu tlah membuncah
Selainnya tiada indah
Yang melintas hanyalah dirinya
Dalam balutan eloknya jiwa

Karena rasa tak terangkul kata
Dan yang ada hanyalah asa
Dalam dekapan rindu tak terkira
Hingga sanggup membenam kata

###  

Saudaraku,

Semoga kerinduan terbesar kita tidak lain adalah kerinduan akan perjumpaan dengan Allah S.W.T dan Kekasih~Nya, Baginda Rasulullah Muhammad S.A.W kelak…Insya Allah..amin.

Wallahu a’lam

Iklan

11 thoughts on “Rasa Yang Tak Terangkul Kata

  1. Cinta…
    Sedalam aku coba memaknai,
    Sedalam aku coba menyelami,
    Sejauh aku coba tempuhi,
    Setinggi aku coba daki,
    Sehangat aku coba rasai,
    Semakna aku coba mengarti,
    Semakin aku coba mencari,

    Adakah rupanya ia di sana …?
    Ataukah di sini?

    Ah cinta….
    Cinta apa?
    Cinta siapa?
    Cinta dimana?
    Cinta kenapa?
    Cinta bagaimana?
    Cinta kepada?

    …..
    yang kau cari?
    =========

  2. Selamat pagi, kawan.

    Alhamdulillah kabarku sehat wal afiah. smoga engkau pun juga demikian. terima kasih sudah bersedia singgah..

    salamku,
    Rozy

  3. Ya Akhi Shafiq…

    Begitu dalam makna dari apa yg enta jelaskan hingga mungkin diriku tak mampu mencapai maknanya..

    Semoga Allah tuntun kita untuk dapat dengan benar dan bersungguh-sungguh dalam mencintai-Nya dan rasul-Nya…amin.
    ——————
    Duhai Robbiy…

    Karuniakan aku cinta-Mu
    Cinta orang-orang yang mencintai-Mu
    Cinta amalan yang mendekatkanku pada cinta-Mu
    dan jadikanlah penghabisan hidupku dalam cinta pada-Mu…amin Allahumma amin..

  4. Ya Akhi,
    kedalaman cinta
    ibarat samudera yang takkan temu penghujung

    Setiap kata yang timbul,
    adalah sezarah apungan
    dari apa yang ada di dasarnya.

    Cinta yang semestinya,
    mematahkan pena,
    mengeringkan tinta,
    membisukan kata.

    Dia-lah Cinta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s