Kiat Memilih Teman

broterhoodSaudaraku,

Siklus kehidupan manusia masih terus berlangsung. Yang kecil akan tumbuh menjadi remaja, yang remaja akan menjadi dewasa, namun yang pasti adalah bahwa yang hidup suatu saat akan menjumpai maut atau kematian. Betapa indahnya ketika sebagian besar waktu yang dianugerahkan Allah SWT kepada kita mampu kita rajut dalam simpul-simpul ikatan amal sholeh, terlebih saat “panggilan” itu tiba, diri kita tidak lain sedang berbuat sesuatu yang mengundang keridhoan-Nya.

Saudaraku,

Tidak dipungkiri, bahwa pergaulan telah banyak memberikan dampak pada setiap pelakunya, baik dampak yang positif maupun yang negatif. Dan juga tidak sedikit mungkin dari kita yang tidak menyadari bahwa pengaruh pergaulan itu akan terlihat dan terasa setelah pergaulan tersebut berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

Al Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad dalam sebuah nasehatnya telah mengutip Sabda Rasulullah SAW yang terjemahannya berbunyi:

“Seseorang itu akan mengikuti agama sahabatnya. Oleh karena itu setiap orang dari kalian hendaklah memperhatikan siapa yang ia jadikan sebagai teman” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud dan Ahmad).

Saudaraku,

Berikut petikan nasehat selanjutnya dari beliau yang saya kutip dari sebuah buku, yang coba saya sarikan, tentang bagaimana dampak dari sebuah pergaulan*:

“Barangsiapa ingin mengetahui bagaimana pengaruh pergaulan dengan temannya tersebut, apakah ia memperkuat iman, kesadarakan beragama dan amalnya, atau justru sebaliknya, maka hendaklah ia bandingkan keadaannya setelah bergaul dengan orang itu dengan keadaannya sebelum bergaul dengannya. Jika setelah bergaul dengannya ternyata sendi-sendi iman, akhlak, niat-niat baik untuk beramal sholehnya semakin kuat dan kokoh, sedangkan keburukan dan kejahatannya semakin kecil, maka pergaulan dan persahabatannya itu bermanfaat bagi agama dan hatinya. Jika persahabatan dan pergaulan tersebut ia lanjutkan, maka insya Allah ia akan memperoleh manfaat yang sangat besar dan kebaikan yang sangat banyak.

Jika setelah bergaul dengannya ternyata sendi-sendi keagamaannya menjadi semakin lemah dan menurun, sedangkan kejahatan dan keburukannya semakin banyak, maka pergaulan tersebut telah membahayakan agama dan hatinya secara nyata. Jika pergaulan tersebut ia lanjutkan, maka akan membawa keburukan dan bahaya besar baginya, semoga Allah melindungi kita darinya.

Timbanglah semua pergaulan dengan apa yang telah kami sebutkan di atas. Dan perlu diketahui, ketentuan di atas berlaku sesuai dengan mana yang lebih kuat. Artinya, selama kebaikan lebih kuat, maka diharapkan pergaulan tersebut mampu menarik orang-orang jahat untuk menjadi baik. Dan selama keburukan lebih kuat, maka dikhawatirkan orang baik yang bergaul dengan pendurhaka tersebut akan mengikutinya dan menjadi buruk”.

Saudaraku,

Betapa jelas, singkat dan indahnya nasehat yang disampaikan Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad di atas. Sebuah nasehat yang bijak dari seorang yang bijak dengan kedalaman ilmunya.

Semoga nasehat beliau ini mampu memberikan pencerahan dan petunjuk bagi kita dalam gerak langkah kehidupan kita sehari-hari. Semoga Allah SWT memberikan kita umur panjang dalam taat dan mematikan kita dalam keadaan beragama islam dengan akhir yang baik lagi indah…insya Allah…aamiin Allahumma aamiin.

Astaghfirullah al’adhiim,

Wallahu a’lam.

—oo0oo—


-Baca Sekilas Riwayat Hidup Al Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad Di Sini
-Silakan Rujuk Sumber Aslinya Di Buku: “Orang Bijak Berkata” oleh Habib Novel bin Muhammad Alaydrus, Terbitan “Taman Ilmu” hal.116-119

Iklan

21 thoughts on “Kiat Memilih Teman

  1. Assalammu’alaikum.

    Salam kenal untuk penulis..

    Subhanallah. .
    Tulisannya bagus banget.buat saya menjadi ingin terus berusaha menjadi wanita yang baik .

    Alhamdulillah,Akhirnya saya semakin yakin untuk tetap menanti teman yang akan membawa saya ke jalan kebaikan.
    Selama ini,saya belum dapat menemui teman yang baik itu. Terimakasih ya.

    Semoga petuahnya juga bermanfaat bagi yang lain.dan dapat d ridhoi ALLAH swt.

    Allahuma amin. .

  2. Wallahu a’lam bishshowwab…

    Alhamdulillah Al Madaniyyah insya Allah sehat selalu..mohon do’anya saja..
    Kalo boleh tahu, ini ustadz Arifin temannya ustadz Kholil?

  3. wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh,

    aamiin Allahumma aamiin.
    terima kasih atas do’anya ya akhi.

    Subhanallahi wabihamdihi Subhanallahil ‘adhiim

  4. Wa’alaikumussalam Ya anti Siti Fatimah,

    Amiin Allahumma aamiin.
    Dari saya juga demikian, ucapan yang sama saya sampaikan pada entri baru setelah entri ini.

    Syukron ya anti.

    Salam hangat kembali dari Batam, Indonesia

  5. Alhamdulillah saya sehat Mas oRiD,

    insya Allah…aamiin.

    Demikian juga dari saya. Ucapan lengkapnya saya sampaikan buat seluruh teman dan pengunjung yang bisa dilihat pada postingan anyar di blog ini.

    Demikian Mas oRiD,

    Wassalam,
    Rozy

  6. apakabar sahabat?
    semoga ukhuwah antara kita dapat terus terjaga..

    btw..
    di jelang akhir ramadhan ini..
    oRiD + Keluarga mengucapkan..
    selamat IDUL FITRI 1430 H..
    maaf lahir bathin..

  7. Assalaamu’alaikum

    KEPADA SAHABAT YANG MULIA… SAMBUTLAH UCAPAN DARI SAYA. SERANGKAI KATA PENGGANTI DIRI. UNTUK MENYAMBUT HARI BAHAGIA. JARI SEPULUH DI SUSUN JUGA. AGAR KESALAHAN DIAMPUN SEMUA. TANDA IKHLAS PERSAUDARAAN INI. SELAMAT HARI RAYA AIDIL FITRI 1 SYAWAL 1430 H. MOHON MAAF ZAHIR DAN BATIN. SALAM KEMESRAAN DARI SARIKEI, SARAWAK.

  8. Assalamu’alaikum wr. wb.

    Manusia tentu tidak bisa hidup senidiri, kiat-kiat di atas Insya Allah akan mengarahkan kita ke dalam kehidupan yang sehat. Syukran.

    Wassalam.

  9. Wa’alaykassalaam ya akhi,

    Hehe..silakan di pilih sendiri atuh 😀

    Salam “Terbakar” jg dr blok H :mrgreen:
    Syukron sudah balas berkunjung (adat istiadat blogger 😀 )

    Wassalam,
    abihasan

  10. Assalam..
    Akhi fiddiin.

    Saya termasuk kategori teman yang mana nih.. He2.

    Salam “kebangkitan” dari tetangga sebelah..

    Wassalam..
    Farhan

  11. berada di lingkungan orang2 sederhana, cerdas, baik dan rendah hati, akan membuat kita seperti itu pula, Insya Allah…
    maaf sahabat, baru bisa ol, jd baru komen ini. semoga seluruh keluarga selalu dilimpahkan kesehatan dan kebijaksanaan memanfaatkan waktu, amin ya rabb..

  12. Sungguh, kalimah-kalimah yang meluncur daripada seorang yang dekat pada-Nya. Meski ringkas tapi menyuluh dengan terang, tanda beliau sungguh-sungguh memahami inti persoalan.. Sungguh benar sekali, saudaraku.

    Terima kasih kerana berkongsi lagi, seperti selalunya. Moga kita didekatkan-Nya.

    Ramadhan kariim.
    Fastabiqul khairat, ya Abi Hasan.

    🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s