Rendah Hati, Ciri Akhlak Nabawiy

Suatu hari, Al Imam Fakhrul Wujud kedatangan tamu seorang wanita yang telah membuatkan makanan semalam penuh khusus untuk Al Imam, dan ketika wanita itu sampai di depan pintu rumah Al Imam, maka penjaga pintu berkata: “Ibu mau kemana?” Ibu itu menjawab: “Aku mau menghadiahkan semangkuk bubur ini untuk Sang Imam”.

Maka penjaga itu berkata: “Wahai ibu, lebih baik makanan ini disedekahkan saja kepada fuqara’ karena setiap harinya di dapur Al Imam selalu dipenuhi dengan sembelihan kambing, dan puluhan kilo beras dimasak setiap harinya”. Maka ibu itu merasa kecewa, namun menyadari apa yang telah dikatakan oleh penjaga itu, karena pastilah semangkuk bubur itu tidaklah ada artinya bagi Al Imam Fakhrul Wujud, kemudian ia pun pergi.
Continue reading “Rendah Hati, Ciri Akhlak Nabawiy”

Iklan

Dirimu Lebih Dahulu, Sebelum Orang Lain

Tunjukkan rasa hangat kasih sayangmu pada saudaramu itu dengan senyumanmu yang tulus, perhatianmu, kepedulianmu, serta keinginan kuatmu untuk memperlakukan orang lain dengan baik sebagaimana engkau ingin diperlakukan dengan cara yang sama. Dan carilah seribu satu alasan yang baik ketika mereka tak bisa memenuhi hajat dan keinginanmu pada suatu waktu. Dan juga kau tak ingin sesuatu yang buruk menimpa saudaramu sebagaima engkaupun tak ingin ditimpa hal yang sama.

~

Letakkan Rasa Malu Sesuai Tempatnya

Continue reading “Letakkan Rasa Malu Sesuai Tempatnya”

Lihatlah Ke Dalam Dirimu..

Jika engkau ingin mengetahui kedudukanmu Disisi ALLAH تعالى,
maka perhatikanlah bagaimana Kedudukan ALLAH pada dirimu…

Lihatlah kekuatan hubungan nuranimu (sirr) DenganNYA,
perhatianmu pada hal-hal yang DiredhaiNYA,
kebencianmu pada segala sesuatu yang DimurkaiNYA,
bantuanmu pada hamba-hambaNYA
dan usahamu untuk menjauhi makhlukNYA yang buruk.
Inilah cara untuk mengetahui kedudukanmu Disisi ALLAH…
Continue reading “Lihatlah Ke Dalam Dirimu..”

Keutamaan Istighfar

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya:

“Barangsiapa membiasakan diri ber-istighfar, maka Allah akan memberinya jalan keluar setiap kali ia mengalami kesempitan, dan memberinya hiburan setiap kali ia dirundung kesedihan, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak diduga.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad)

Seseorang mendatangi Ibnu ‘Abbas dan berkata, “Doakan agar aku punya anak!” Ia menjawab, “Biasakanlah ber-istighfar!”

Datang orang lain yang berkata, “Doakan agar aku kaya!” Ia menjawab, “Biasakanlah ber-istighfar!”
Continue reading “Keutamaan Istighfar”

Tundukkan Hati Kami, Ya Robb !

Telah berkata Al Habib Munzir Al Musawa dalam salah satu tausiyahnya:

“Sujud itu ada yang zhahir dan ada yang batin. Sujud yang zhahir adalah sujudnya tubuh kita sebagaimana kita ketahui, namun sujud batin adalah ketika tubuh kita sujud, hati kita juga sujud kepada Allah, dan setelah itu hati akan terus sujud walaupun tubuh kita beraktifitas. Hati kita akan tetap sujud dan merendahkan diri kepada Allah walaupun siang dan malam kita dalam aktifitas lain, sampai kembali ke waktu sujud lagi yaitu waktu sholat”
Continue reading “Tundukkan Hati Kami, Ya Robb !”