Memandang Kehidupan

Saudaraku,

Seperti apakah diri kita memandang kehidupan dunia ini? Apakah kita harus menafikan dan meninggalkannya dalam rangka untuk berkonsentrasi dan menyendiri untuk beribadah kepada Allah SWT? Seperti apakah kita semestinya menempatkan posisi diri kita di atas permukaan bumi ini?

Syeikh Abdullah bin Alwi Al Haddad dalam sebuah syairnya menyebutkan, “Ambillah dunia yang sampai padamu, dan dengan itu berjuanglah menuju Tuhanmu. Berjuanglah dengan penuh kesungguhan dan kemudian perhitungkanlah”.
Lanjutkan membaca “Memandang Kehidupan”

Sebuah Kesadaran

 daun-nya.jpg

Begitu banyak pelajaran berharga yang akan kita petik jika mau membuka hati, bersedia menjadi pendengar yang baik, serta tidak buru-buru tersinggung atas nasihat orang lain. Sesungguhnya kita ini bukanlah siapa-siapa, selain seorang manusia yang cenderung terjatuh dalam kelalaian serta senantiasa butuh petunjuk dan bimbingan dari-Nya. Kesempitan hidup selalu menghadirkan rintihan di hati. Tiada tempat bergantung serta berharap selain kepada Allah SWT.

Lanjutkan membaca “Sebuah Kesadaran”

Menjaga Pandangan Mata

 matakita.jpg

Saudaraku,

Sadarkah kita, bahwa sudah sekian banyak pandangan mata kita umbar tiada batas untuk memandang segala hal yang ada dihadapan?
Sudah berapa banyak hal-hal terlarang yang pernah kita pandang hanya untuk kepuasan nafsu yang sangat sesaat namun sebenarnya sedang mengiring kita pada kerusakan dan kehancuran?

Saudaraku,

Seorang Imam al ghazali di dalam kitabnya Ihya’ ulumuddin menyebutkan, bahwa mata adalah panglima hati. Hampir semua perasaan dan perilaku awalnya dipicu oleh pandangan mata. Bila mata dibiarkan memandang yang dibenci dan dilarang, maka pemiliknya berada di tepi jurang bahaya. Meskipun ia tidak sungguh-sungguh jatuh ke dalam jurang”.
Lanjutkan membaca “Menjaga Pandangan Mata”

Peranan Allah SWT Dibalik Kemajuan Peradaban

 lampu.jpg

Dahulu, di era tahun 80 hingga 90-an, berkomunikasi dengan menggunakan telepon genggam merupakan sesuatu hal yang masih langka. Mereka yang dapat menggunakan telepon genggam dapat disebut sebagai golongan orang-orang yang mapan dan berlebih secara finansial. Anda pasti masih ingat, bagaimana mahalnya harga sebuah kartu perdana yang dijual di pasaran. Tidak cukup mengeluarkan uang puluhan ribu rupiah untuk sebuah kartu perdana seperti saat ini yang terkesan seperti membeli kacang goreng, melainkan dahulu orang mesti merogoh kocek mereka dalam-dalam untuk ratusan ribu rupiah.
Lanjutkan membaca “Peranan Allah SWT Dibalik Kemajuan Peradaban”

Berhitung Dalam Setiap Tarikan Nafas

Hari berganti hari, bulan berganti bulan dan tahun berganti tahun. Begitu cepat waktu berlalu saat ini sesingkat tidur malam kita yang seolah hanya sekejap kedipan mata padahal sesungguhnya menghabiskan waktu berjam-jam lamanya. Coba kita berhenti sejenak untuk melakukan perhitungan. Dalam setiap detik yang kita lalui, hal apakah yang lebih banyak mengisi waktu-waktu kita?

Dalam setiap putaran roda sepeda motor yang kita pacu kencang di awal pagi sewaktu berangkat ke tempat kerja, dalam angka ribuan kilometer yang ditunjukan oleh speedometer, dalam sepanjang perjalanan kita itu, sudahkah kita hiasi dengan dzikrullah? Sudahkah kita hiasi dengan banyak kalimat istighfar dan permohonan ampun kepada Allah SWT atas segala kelalaian dan kealfaan kita pada waktu-waktu yang telah berlalu yang banyak berisi dengan ketidak taatan, penangguhan niat baik yang kita patri di hati, serta segala hal yang tidak Allah sukai.
Lanjutkan membaca “Berhitung Dalam Setiap Tarikan Nafas”

Keagungan Akhlak Rasulullah SAW

 image.jpg

Saudaraku, islam sampai kepada kita saat ini tidak lain berkat jasa Baginda Rasulullah Muhammad SAW sebagai sosok penyampai risalah Allah SWT yang benar dan di ridhoi. Dan nanti di padang mahsyar, tiap umat islam pasti akan meminta syafa’at dari beliau SAW dan menginginkan berada di barisan beliau SAW. Namun, pengakuan tidaklah cukup sekedar pengakuan. Pasti yang mengaku umat beliau SAW akan berusaha mengikuti jejak beliau dengan jalan mengikuti sunnah-sunnah beliau dan senantiasa membasahi bibir ini dengan mendo’akan beliau dengan cara memperbanyak bersholawat kepada beliau SAW.
Lanjutkan membaca “Keagungan Akhlak Rasulullah SAW”