Bersihkan Kaca Matamu Sebelum Melihat

Alhamdulillah, begitu cerah terasa suasana pagi ini, suasana yang sangat berbeda dengan hari-hari sebelumnya, dimana langit senantiasa tampak mendung, dan hujan seolah tak mau berhenti mengguyur dan membasahi hampir seluruh bagian kota ini, hingga tak terelakkan lagi akibatnya, dimana beberapa bagian kota ini dan jalanannya pun akhirnya terendam banjir. Namun, terkadang cuaca di atas tidak serta merta stabil, karena beberapa bulan belakangan cenderung berubah-ubah secara tiba-tiba. Dari yang tadinya panas, tiba-tiba saja mendung dan kemudian turun hujan mengguyur.

Begitulah, bagaimana kita lihat bahwa aktifitas kehidupan manusia sangat tergantung pada kondisi alam sekitarnya. Kita lihat, bagaimana guyuran hujan yang jatuh dari langit yang Allah Subhanahu wa ta’ala kirimkan dalam beberapa jam saja mampu membuat banjir dan panik dimana-mana, sehingga banyak aktifitas kita menjadi sedikit terkendala karenanya 🙂 . Mudah-mudahan kita mampu melihat keadaan ini sebagai sebuah peringatan dan pelajaran untuk kita sama-sama ambil sebagai bahan evaluasi diri, aamin.
Continue reading “Bersihkan Kaca Matamu Sebelum Melihat”

Hikmah

Isa as. bertanya kepada para sahabatnya, “Dimanakah benih itu tumbuh?” Mereka menjawab, “Di tanah.” Maka beliau berkata, “Begitu pula hikmah, ia tidak akan tumbuh kecuali di dalam hati yang seperti tanah.” Yaitu rendah hati, dan merasa tidak memiliki apa-apa dalam puncak kehinaan dan kefakiran.

Abu Bakar bin Duraid berkata, “Setiap kata yang menasihati dan menegurmu, atau mengajakmu kepada kemuliaan dan mencegahmu dari perbuatan tercela, maka ia adalah Hikmah dan Hikam.”