Rendah Hati, Ciri Akhlak Nabawiy

Suatu hari, Al Imam Fakhrul Wujud kedatangan tamu seorang wanita yang telah membuatkan makanan semalam penuh khusus untuk Al Imam, dan ketika wanita itu sampai di depan pintu rumah Al Imam, maka penjaga pintu berkata: “Ibu mau kemana?” Ibu itu menjawab: “Aku mau menghadiahkan semangkuk bubur ini untuk Sang Imam”.

Maka penjaga itu berkata: “Wahai ibu, lebih baik makanan ini disedekahkan saja kepada fuqara’ karena setiap harinya di dapur Al Imam selalu dipenuhi dengan sembelihan kambing, dan puluhan kilo beras dimasak setiap harinya”. Maka ibu itu merasa kecewa, namun menyadari apa yang telah dikatakan oleh penjaga itu, karena pastilah semangkuk bubur itu tidaklah ada artinya bagi Al Imam Fakhrul Wujud, kemudian ia pun pergi.
Continue reading “Rendah Hati, Ciri Akhlak Nabawiy”

Keutamaan Istighfar

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya:

“Barangsiapa membiasakan diri ber-istighfar, maka Allah akan memberinya jalan keluar setiap kali ia mengalami kesempitan, dan memberinya hiburan setiap kali ia dirundung kesedihan, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak diduga.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad)

Seseorang mendatangi Ibnu ‘Abbas dan berkata, “Doakan agar aku punya anak!” Ia menjawab, “Biasakanlah ber-istighfar!”

Datang orang lain yang berkata, “Doakan agar aku kaya!” Ia menjawab, “Biasakanlah ber-istighfar!”
Continue reading “Keutamaan Istighfar”

Duhai Diri, Ingatlah Asal Kejadianmu..

Risalah Shalat – 5

Diasuh oleh : Ustadz M. Anis bin Syeikh Barakbah

Wahai saudaraku, kenikmatan yang paling besar dan tak ternilai harganya, telah dikaruniakan kepadamu, kaum muslimin, dimana engkau dipilih diantara sekalian banyak manusia untuk berikrar dengan lisan dan beriman dengan hati bahwa tiada Tuhan selain Allah. Kalimat yang karenanya ditegakkan alam semesta ini, diutusnya Nabi-Nabi karenanya, dijadikan untukmu sekalian Islam sebagai agama yang diterima dan diridhoiNya, dijadikan Nabi Muhammad SAW, kekasihNya, sebagai Nabimu, yang dengan beliau, engkau menjadi sebaik-baiknya umat. Bersyukurlah, wahai saudaraku, atas nikmat-nikmat agung tersebut. Jagalah dan renungkanlah dengan mata hatimu.
Continue reading “Duhai Diri, Ingatlah Asal Kejadianmu..”

Kesombongan Yang Membinasakan

Dahulu, di kalangan bani Israil, hidup seorang penjahat. Pada suatu hari ia bertemu dengan seorang ahli ibadah (‘abid) yang juga berasal dari bani Israil. Setiap kali berjalan, si ‘abid dinaungi oleh awan. Saat bertemu dengan si ‘abid, penjahat tersebut berkata dalam hatinya, “Aku adalah seorang penjahat dan dia seorang ‘abid, biarlah aku duduk di dekatnya agar Allah merahmatiku.” Ia lalu duduk di samping ‘abid tersebut.

Pada saat itu, si ‘abid memandang rendah penjahat tersebut dan berkata dalam hatinya, “Aku adalah seorang ‘abid, sedangkan dia seorang penjahat, mana boleh dia duduk di sampingku.” Allah pun mewahyukan kepada Nabi yang hidup di zaman dan daerah itu, “Perintahkan keduanya untuk mulai beramal lagi, karena sesungguhnya telah Kuampuni penjahat itu dan Kugugurkan pahala amal si ‘abid.”

Dalam riwayat lain disebutkan, bahwa sewaktu mereka beranjak dari tempat duduknya, awan yang sejak dulu menaungi si ‘abid berpindah menaungi si penjahat.*
Continue reading “Kesombongan Yang Membinasakan”

Lihatlah Keagungan-Nya Pada Diri Kita

Durian Kura-kura1Saudaraku,

Sesungguhnya siapapun tidak akan mengingkari bahwasanya alam semesta ini telah diciptakan dengan rapi dan indah serta teratur oleh Allah SWT. Lihatlah bagaimana Allah SWT menciptakan bentuk bumi ini beserta isinya. Bagaimana Dia ciptakan lautan, hutan, langit, awan, planet-planet, galaksi, hewan, tumbuhan, dan bahkan lihatlah bagaimana Dia telah menciptakan diri kita, manusia, dengan sebaik-baik bentuk.

Berikut ini saya coba berbagi gambar foto-foto yang begitu indah dari beberapa bagian yang ada di tubuh kita bila dilihat dari alat Super Mikroskop, yang mana gambar-gambar ini saya peroleh dari Saudara saya yang beliau kirimkan melalui email.

Semoga dengan melihat gambar-gambar di bawah ini menjadikan kita semakin yakin akan Keagungan dan Kebesaran Allah SWT, sehingga bertambah pula rasa syukur kita atas segala karunia-Nya..insya Allah..aamiin.
Continue reading “Lihatlah Keagungan-Nya Pada Diri Kita”

Kerisauan Yang Semestinya

morning-clouds

Saudaraku,

Tidakkah kita merasa malu, bahwa Allah SWT senantiasa memanjakan diri kita setiap hari? Hampir seluruh kebutuhan kita terpenuhi tanpa terkecuali, meski mungkin pengabdian dan bakti kita kepada-Nya sering kali tertatih dan jauh dari nilai yang layak dalam pandangan-Nya. Barangkali tidak sedikit pula dari ibadah yang kita lakukan hanya sebatas sekedar memenuhi kewajiban, dan bukan didorong keinginan untuk terus menjaga irama kedekatan dan rasa kehambaan kita kepada-Nya agar senantiasa indah.

Saudaraku,

Betapa banyak waktu yang seharusnya kita pergunakan untuk hal yang bermanfaat, namun seringkali kita sia-siakan dan terbuang percuma untuk perdebatan, yang akhirnya lebih cenderung menyuburkan rasa egoisme diri yang semakin merajai hati, dan kita pun tak pernah merasa takut dan risau akan masa depan kita di akhirat nanti. Betapa risaunya kita akan berkurangnya harta, namun jarang sekali kita merisaukan tentang sedikitnya bekal “pulang” kita nanti, dikarenakan lebih sibuk melihat dan membongkar aib saudara kita sendiri.
Continue reading “Kerisauan Yang Semestinya”

Karena Sesungguhnya Kaum Muslimin Bersaudara..

praying-at-station.jpgKhalifah Umar bin Khaththab ra, seorang sahabat Rasulullah SAW, adalah seorang pemimpin yang dikenal sangat adil, tegas, disiplin namun sangat humanis di zamannya. Banyak orang yang mulanya menentang islam, namun akhirnya tersadar dan insyaf karena kepemimpinan Sayyidina Umar bin Khaththab.

Suatu hari, seseorang datang kepada khalifah umar seraya menyerahkan diri untuk diadili karena telah membunuh sesama muslim. Pengadilan pun digelar dan vonis pun dijatuhkan kepada orang tersebut berupa hukum qisas. Namun, sebelum hukuman diberlakukan, khalifah Umar bin Khaththab bertanya kepada terdakwa tentang permintaan terakhirnya. Si terdakwa pun berkata, “Izinkan saya pulang ke kampung halaman untuk berpamitan kepada sanak keluarga serta membayar hutang-hutang saya”. Khalifah umar pun mengabulkan permintaan terakhir si terdakwa karena dinilai masuk akal.
Continue reading “Karena Sesungguhnya Kaum Muslimin Bersaudara..”