Berbagi dan Sinergi Dalam Kehidupan

warna-warniSaudaraku,

Betapa diri kita ini senantiasa dimanja oleh Allah setiap hari. Tidak terhitung berapa banyak nikmat yang kita terima dan rasakan sejak dari bangun tidur di pagi hari hingga akhirnya kembali lagi ke peraduan di malam harinya. Betapa Dia tak pernah menghentikan kasih-Nya, meski makhluk manusia seperti kita lebih banyak berpaling dan tidak pandai untuk bersyukur kepada-Nya.

Saudaraku,

Tidak rindukah kita kepada Allah? Tuhan yang telah dengan rapi membentuk jasad kita. Tidak rindukah kita menjemput kasih-Nya? Tuhan yang memberikan kita nafas kehidupan, penglihatan, pendengaran, hati dan akal untuk berfikir? Tuhan yang setiap harinya memanggil kita untuk terus mendekat pada kebajikan dan kemuliaan. Betapa Maha Pemurahnya Allah kepada makhluk-Nya untuk pengampunan. Lihatlah kelembutan kasih-Nya yang mengutus Nabi Muhammad, sosok teladan dan rahmat bagi sekalian alam.
Continue reading “Berbagi dan Sinergi Dalam Kehidupan”

Sejenak Dalam Tafakkur

steps1.jpgSaudaraku,

Sudahkah kita sejenak berfikir dan merenung, bahwa begitu besar rasa ketergantungan kita terhadap apa yang tersedia di alam ini? Ketika kita hendak bernafas, yang kita butuhkan adalah asupan oksigen yang cukup untuk memenuhi paru-paru. Ketika kita hendak melihat dengan jelas, yang kita butuhkan adalah cahaya yang cukup untuk dapat menerangi objek yang ingin kita lihat. Ketika kita hendak berjalan, kita butuh landasan untuk berpijak dan melangkah, dimana daratan bersedia membentangkan punggungnya untuk kita pijak dan kita pun bukan berjalan di awang-awang. Sungguh, semua yang kita butuhkan itu bukanlah muncul dengan sendirinya, melainkan Allah SWT- lah yang telah mengadakannya dan menundukkannya untuk kita, para makhluk-Nya.

Allah SWT sudah bentangkan malam untuk kita beristirahat dan siang sebagai sarana bagi kita untuk mengais karunia-Nya, untuk menjemput rezeki yang sudah ditetapkan-Nya. Allah tundukkan lautan, sehingga kapal-kapal besar dapat berlayar mengarungi samudera-Nya. Allah hiasi kedalamannya dengan segala keindahan luar biasa, yang membuat banyak mata terbelalak dan hati berdecak kagum, hingga sesungguhnya bibir-bibir dan hati kecil manusia tak akan mampu berbohong dan tak kuasa berucap selain pujian akan ke Maha Besaran-Nya atas keindahan segala ciptaan-Nya.
Continue reading “Sejenak Dalam Tafakkur”

Memaknai Persahabatan

genset.jpg 

Sejauh mana diri kita memaknai sebuah hubungan persahabatan? Dalam setiap perkenalan yang kita rajut menjadi sebuah pertemanan atau bahkan menjadi lebih dari sekedar sebuah hubungan persahabatan? Apakah diri kita masih menjadi bagian orang-orang yang hanya terpanggil untuk bertemu, menyapa, hanya jika ada keperluan duniawi semata?

Sadarilah, bahwa setiap hubungan yang kita rajut seyogyanya diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi setiap pelakunya. Dampak yang dirasakan akan semakin menumbuhkan rasa kasih sayang dan perhatian diantara pelakunya, saling memberikan pencerahan dalam upaya perbaikan diri dan lingkungan, terpanggil untuk saling menularkan semangat keimanan serta senantiasa bersama-sama merasa di awasi oleh Allah SWT dalam setiap gerak kehidupan.
Continue reading “Memaknai Persahabatan”

Menjaga Pandangan Mata

 matakita.jpg

Saudaraku,

Sadarkah kita, bahwa sudah sekian banyak pandangan mata kita umbar tiada batas untuk memandang segala hal yang ada dihadapan?
Sudah berapa banyak hal-hal terlarang yang pernah kita pandang hanya untuk kepuasan nafsu yang sangat sesaat namun sebenarnya sedang mengiring kita pada kerusakan dan kehancuran?

Saudaraku,

Seorang Imam al ghazali di dalam kitabnya Ihya’ ulumuddin menyebutkan, bahwa mata adalah panglima hati. Hampir semua perasaan dan perilaku awalnya dipicu oleh pandangan mata. Bila mata dibiarkan memandang yang dibenci dan dilarang, maka pemiliknya berada di tepi jurang bahaya. Meskipun ia tidak sungguh-sungguh jatuh ke dalam jurang”.
Continue reading “Menjaga Pandangan Mata”