Bersihkan Kaca Matamu Sebelum Melihat

Alhamdulillah, begitu cerah terasa suasana pagi ini, suasana yang sangat berbeda dengan hari-hari sebelumnya, dimana langit senantiasa tampak mendung, dan hujan seolah tak mau berhenti mengguyur dan membasahi hampir seluruh bagian kota ini, hingga tak terelakkan lagi akibatnya, dimana beberapa bagian kota ini dan jalanannya pun akhirnya terendam banjir. Namun, terkadang cuaca di atas tidak serta merta stabil, karena beberapa bulan belakangan cenderung berubah-ubah secara tiba-tiba. Dari yang tadinya panas, tiba-tiba saja mendung dan kemudian turun hujan mengguyur.

Begitulah, bagaimana kita lihat bahwa aktifitas kehidupan manusia sangat tergantung pada kondisi alam sekitarnya. Kita lihat, bagaimana guyuran hujan yang jatuh dari langit yang Allah Subhanahu wa ta’ala kirimkan dalam beberapa jam saja mampu membuat banjir dan panik dimana-mana, sehingga banyak aktifitas kita menjadi sedikit terkendala karenanya 🙂 . Mudah-mudahan kita mampu melihat keadaan ini sebagai sebuah peringatan dan pelajaran untuk kita sama-sama ambil sebagai bahan evaluasi diri, aamin.
Continue reading “Bersihkan Kaca Matamu Sebelum Melihat”

Ikhlas

Suatu ketika Imam Al-Ghazali ditanya oleh muridnya tentang apa itu “Ikhlas”, dan beliau pun menjelaskan dengan singkat;

“Ikhlas adalah menjadikan semua amalmu untuk Allah Ta’ala, tidak merasa gembira dengan pujian manusia dan tidak peduli dengan celaan mereka”
Continue reading “Ikhlas”

Ketika Sesuatu Tidak Pada Tempatnya

Semasa menjadi Khalifah, pemimpin umat dan negara, Umar bin Khattab menyediakan buku catatan amal. Setiap hari Jumat diperiksanya.

Termasuk dzalim adalah menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya. Misalnya sapu diletakkan di dalam lemari. Atau memakai dasi tetapi tidak memakai baju.

Adil bukanlah berarti sama rasa sama rata. Bukanlah memberi semua orang dengan yang sama, melainkan memberi setiap orang sesuai dengan kebutuhan dan haknya. Continue reading “Ketika Sesuatu Tidak Pada Tempatnya”

Letakkan Rasa Malu Sesuai Tempatnya

Continue reading “Letakkan Rasa Malu Sesuai Tempatnya”

Keutamaan Istighfar

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya:

“Barangsiapa membiasakan diri ber-istighfar, maka Allah akan memberinya jalan keluar setiap kali ia mengalami kesempitan, dan memberinya hiburan setiap kali ia dirundung kesedihan, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak diduga.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad)

Seseorang mendatangi Ibnu ‘Abbas dan berkata, “Doakan agar aku punya anak!” Ia menjawab, “Biasakanlah ber-istighfar!”

Datang orang lain yang berkata, “Doakan agar aku kaya!” Ia menjawab, “Biasakanlah ber-istighfar!”
Continue reading “Keutamaan Istighfar”

Tundukkan Hati Kami, Ya Robb !

Telah berkata Al Habib Munzir Al Musawa dalam salah satu tausiyahnya:

“Sujud itu ada yang zhahir dan ada yang batin. Sujud yang zhahir adalah sujudnya tubuh kita sebagaimana kita ketahui, namun sujud batin adalah ketika tubuh kita sujud, hati kita juga sujud kepada Allah, dan setelah itu hati akan terus sujud walaupun tubuh kita beraktifitas. Hati kita akan tetap sujud dan merendahkan diri kepada Allah walaupun siang dan malam kita dalam aktifitas lain, sampai kembali ke waktu sujud lagi yaitu waktu sholat”
Continue reading “Tundukkan Hati Kami, Ya Robb !”