Mutiara Hikmah Persahabatan

persaudaraan dalam islam“Temanmu yang sesungguhnya adalah orang yang mau melarangmu dari berbuat dosa dan musuhmu yang sebenarnya adalah orang yang membujukmu untuk berbuat maksiat.” (Sayyidina Ali bin Abi Thalib)

“Tiada kebaikan dalam persahabatan yang tidak diikuti saling menjaga dari kejelekan.” (Sayyidina Ali bin Abi Thalib)

“Budi pekerti yang baik itu adalah dengan menampakkan wajah yang berseri-seri, selalu berbuat kebaikan dan menahan diri dari melakukan gangguan terhadap saudaranya.” (Sayyidina Abdullah Ibnul Mubarak)

“Setiap orang yang membuatmu lalai dari taat kepada Tuhanmu adalah musuh dalam selimut, sekalipun ia menampakkan diri sebagai kawan yang jujur dan ikhlas.” (Salafunasshalihin)

~ ~ ~

*Dikutip dari buku: Secangkir Hikmah’ – Karya Al Habib Abdul Qadir Umar Mauladdawilah

Iklan

Kiat Memilih Teman

broterhoodSaudaraku,

Siklus kehidupan manusia masih terus berlangsung. Yang kecil akan tumbuh menjadi remaja, yang remaja akan menjadi dewasa, namun yang pasti adalah bahwa yang hidup suatu saat akan menjumpai maut atau kematian. Betapa indahnya ketika sebagian besar waktu yang dianugerahkan Allah SWT kepada kita mampu kita rajut dalam simpul-simpul ikatan amal sholeh, terlebih saat “panggilan” itu tiba, diri kita tidak lain sedang berbuat sesuatu yang mengundang keridhoan-Nya.

Saudaraku,

Tidak dipungkiri, bahwa pergaulan telah banyak memberikan dampak pada setiap pelakunya, baik dampak yang positif maupun yang negatif. Dan juga tidak sedikit mungkin dari kita yang tidak menyadari bahwa pengaruh pergaulan itu akan terlihat dan terasa setelah pergaulan tersebut berlangsung dalam jangka waktu yang lama.
Continue reading “Kiat Memilih Teman”

Kerisauan Yang Semestinya

morning-clouds

Saudaraku,

Tidakkah kita merasa malu, bahwa Allah SWT senantiasa memanjakan diri kita setiap hari? Hampir seluruh kebutuhan kita terpenuhi tanpa terkecuali, meski mungkin pengabdian dan bakti kita kepada-Nya sering kali tertatih dan jauh dari nilai yang layak dalam pandangan-Nya. Barangkali tidak sedikit pula dari ibadah yang kita lakukan hanya sebatas sekedar memenuhi kewajiban, dan bukan didorong keinginan untuk terus menjaga irama kedekatan dan rasa kehambaan kita kepada-Nya agar senantiasa indah.

Saudaraku,

Betapa banyak waktu yang seharusnya kita pergunakan untuk hal yang bermanfaat, namun seringkali kita sia-siakan dan terbuang percuma untuk perdebatan, yang akhirnya lebih cenderung menyuburkan rasa egoisme diri yang semakin merajai hati, dan kita pun tak pernah merasa takut dan risau akan masa depan kita di akhirat nanti. Betapa risaunya kita akan berkurangnya harta, namun jarang sekali kita merisaukan tentang sedikitnya bekal “pulang” kita nanti, dikarenakan lebih sibuk melihat dan membongkar aib saudara kita sendiri.
Continue reading “Kerisauan Yang Semestinya”

Ada Yang Luput Dari Perhatian Kita

poor.jpgSaudaraku,

Mungkin saat ini kita bisa tersenyum bebas dan tertawa lepas, ketika kita berada di posisi aman yang berkecukupan, dimana apa yang menjadi keinginan bisa segera terpenuhi hanya dengan mengacungkan jari dan mengeluarkan isi dompet yang tebal penuh isi. Ketika rasa lapar menghampiri, kita tinggal meminta bantuan seseorang untuk membelikan makanan yang disukai, atau pergi berkeliling untuk memilih restoran dengan menu terlezat yang senantiasa tersaji. Tiada kesan susah yang akan terlihat, terlebih mengiba-iba hanya untuk mendapatkan sesuap nasi, untuk membuat perut terisi dan rasa kenyang menghampiri. Bahkan mungkin makanan yang tersaji tadi malah tersisa, dan akhirnya banyak terbuang percuma.
Continue reading “Ada Yang Luput Dari Perhatian Kita”

Karena Sesungguhnya Kaum Muslimin Bersaudara..

praying-at-station.jpgKhalifah Umar bin Khaththab ra, seorang sahabat Rasulullah SAW, adalah seorang pemimpin yang dikenal sangat adil, tegas, disiplin namun sangat humanis di zamannya. Banyak orang yang mulanya menentang islam, namun akhirnya tersadar dan insyaf karena kepemimpinan Sayyidina Umar bin Khaththab.

Suatu hari, seseorang datang kepada khalifah umar seraya menyerahkan diri untuk diadili karena telah membunuh sesama muslim. Pengadilan pun digelar dan vonis pun dijatuhkan kepada orang tersebut berupa hukum qisas. Namun, sebelum hukuman diberlakukan, khalifah Umar bin Khaththab bertanya kepada terdakwa tentang permintaan terakhirnya. Si terdakwa pun berkata, “Izinkan saya pulang ke kampung halaman untuk berpamitan kepada sanak keluarga serta membayar hutang-hutang saya”. Khalifah umar pun mengabulkan permintaan terakhir si terdakwa karena dinilai masuk akal.
Continue reading “Karena Sesungguhnya Kaum Muslimin Bersaudara..”

Mencintai Nabi Muhammad SAW

masjid-nabawi.jpg

Jika kita menyukai dan mencintai sesuatu, pasti kita akan sering menyebut sesuatu itu. Bahkan kita akan berusaha untuk menjaga keadaan dari sesuatu yang kita cintai itu dengan baik. Apapun akan kita persembahkan demi sesuatu tersebut. Ketika kita menjadikan perabotan rumah tangga sebagai salah satu hal yang kita suka dan cintai, kita pasti akan senantiasa merawatnya, acapkali membersihkannya, menatanya dengan rapi serta senantiasa menjadikannya sebagai salah satu perhatian utama. Sesuatu pembicaraan dan tulisan yang bernuansa seputar masalah perabotan akan menjadi sangat menarik dan jadi perhatian utama kita. Benar bukan?

Continue reading “Mencintai Nabi Muhammad SAW”