Nasehat: Pelita Bagi Gelapnya Hati

Tetesan airSaudaraku,

Membaca, menyimak, dan merenungkan untaian mutiara kalimat hikmah para sholihin yang tertulis di banyak kitab acapkali membungkam hati kita. Bagaimana tidak? Karena tidak sedikit dari untaian mutiara-mutiara kalimat tersebut mampu menegur diri kita secara langsung, padahal kita sendiri tidak sedang berhadapan langsung dengan orang yang mengucapkannya.

Ada sebuah pesan, dimana sekiranya kita tidak pernah berjumpa dengan orang-orang sholeh di zaman dahulu, namun begitu, sesungguhnya kita masih bisa mengambil manfaat yang banyak dan besar dari ucapan-ucapan mereka yang sarat dengan nasehat mendalam, yang terangkum dalam banyak kitab yang terabadikan hingga kini.

Nasehat-nasehat tersebut begitu mudah menggetarkan hati kita. Bak anak panah yang tajam, yang dilepaskan oleh seorang ahli memanah, hingga meluncur tepat mengenai sasaran dan bagaikan tetesan air hujan di tengah padang hati yang tandus dari hijaunya petuah-petuah. Dan tiada hal lain yang mesti dilakukan saat mendapati nasehat-nasehat tersebut selain mengambilnya, dan menjadikan pengingat diri kita dalam setiap gerak kehidupan.

Saudaraku,

Sebelum tulisan ini saya akhiri, ada baiknya kita simak sepenggal untaian nasehat dari ahli hikmah berikut ini. Semoga bermanfaat dan membawa keberkahan bagi langkah hidup kita yang masih tersisa dan semoga Allah SWT senantiasa memberi kita taufiq dan hidayah untuk dapat mengamalkannya…insya Allah..aamiin.

~ ~ ~

“Jagalah olehmu delapan kalimat, nicaya Allah akan menjagamu: Bila engkau sedang sholat, jagalah hatimu. Bila engkau sedang berada di rumah orang lain, jagalah matamu. Jika engkau berada di tengah umat manusia, jagalah lidahmu. Jika engkau berada di meja perjamuan, jagalah perutmu. 5, 6, 7, dan 8 adalah, ingatlah akan dua hal dan lupakan dua hal lainnya. Adapun dua hal yang kita ingat adalah mengingat Allah dan kematian. Sedangkan dua hal yang kita lupakan ialah melupakan kebaikanmu kepada orang lain dan keburukan orang lain kepadamu”

~ ~ ~

Wallahu a’lam

Iklan

25 thoughts on “Nasehat: Pelita Bagi Gelapnya Hati

  1. Benar2 penyejuk d’kala gerah membahana.. ini jg sbagai bahan stiap kali sy siaran. trimakasih.

  2. Alhamdulillah, terima kasih atas komentar dan kunjungannya, saudaraku..mohon maaf, panggil aja saya “Rozy” mas…oiya, mungkin barangkali Mas Sukarman ada yg mau dishare jg disini terkait nasehat2 ulama dan sebagainya, monggo ditaruh disini..smoga bisa bermanfaat.. 🙂

  3. Alhamdulillah, suatu pesan, nasehat yg sangat LUAARRRR.. biasa. Smg kita dapat amalkan dlm kehidupan kita. Syukron ustad, smg menjadi ladang amal bagi ustad, ada lagi ngga ya, nasihat singkat, padat sarat makna yg dpt menyejukan hati ini, ustad…??

  4. Alhamdulillah, insya Allah saya sehat wal afiah dan senantiasa disehatkan oleh Allah SWT…aamiin. Mudah2an demikian juga bagi yg bertanya 🙂

  5. Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh akhi Kasiono,
    Alhamdulillah dan terima kasih kembali atas kunjungannya. Silakan dicopy, namun dimohon utk mencantumkan permanent link ke sumber asli tulisannya :). Demikian, semoga bermanfaat bagi semua, khususnya bagi penulisnya 🙂

  6. Assalamu’alaikum…
    Sungguh tulisan Akhi menyejukan hati..
    Terima kasih, & mohon izin meng-copy tulisan ini.
    Wassalam,,

  7. asalamu’alaikum…
    Blog yang penuh perenungan, banyak sekali mutiara Hikmah yang bisa digali, ini komentar pertama saya, setelah beberapa kali berkunjung…
    Insya Allah, mudah2an saya bisa selalu berkunjung kesini untuk memperoleh pencerahan…
    wasalam…

  8. Alhamdulillah,

    Sama-sama Mas Majid..
    Terima kasih juga buat kesetiaan Mas Majid berkunjung ke blog ini..
    Semoga isi blog ini bermanfaat bagi siapapun, khususnya bagi saya..mohon do’anya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s